Breaking News:

Minim Tenaga Pengajar Jadi Persoalan Pendidikan di Kabupaten Serang

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengungkap sejumlah permasalahan pendidikan di Kabupaten Serang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Bupati Serang, Hj. Ratu Tatu Chasanah saat berada di Pendopo Gubernur Banten 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengungkap sejumlah permasalahan pendidikan di Kabupaten Serang.

Salah satu masalah minimnya jumlah tenaga pengajar di Kabupaten Serang.

Dia mengungkapkan, sebagian besar tenaga pendidik itu masih berstatus tenaga honorer.

"Sekarang aja masih butuh tenaga pendidik. 50 persen dari tenaga pendidik itu masih belum diangkat menjadi PNS mereka masih honor," kata dia.

Baca juga: Resmikan Gedung Sekolah Baru, Bupati Serang Ratu Tatu: Tenaga Pendidik Sudah Memenuhi Syarat

Pernyataan itu disampaikan pada saat meresmikan gedung baru SDIT Bina Insan 2 di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, pada Selasa (28/12/2021).

Minimnya jumlah tenaga pendidik itu masih menjadi pekerjaan rumah pihak Pemerintah Kabupaten Serang.

"Ini masih menjadi PR kami untuk ke depannya," ujarnya.

Untuk pembangunan sekolah, kata dia, harus mempersiapkan juga tenaga pendidik.

"Hal keterbatasan tersebut akan terbentur dengan sumber daya manusia,"katanya.

Baca juga: Mengharukan, Bupati Serang Ratu Tatu Menangis, Kamila: We Love You, Deeply, and Endlessly

Jika sekolah negeri harus mempekerjaan guru berstatus PNS, kata dia, hal itu sulit. Sebab, untuk pengadaan PNS bukan menjadi kewenangan kepala daerah.

Jika mengacu pada data, dia mengungkapkan, rata-rata lama sekolah seharusnya lebih dari tujuh tahun.

Namun di wilayah Kabupaten Serang, kata dia, lama rata-rata sekolah baru 6.7 tahun.

Baca juga: Bupati Serang Ratu Tatu Mendadak Jadi Barista, Racik Minuman untuk Sekda dan Kepala OPD

Hal ini karena rata-rata lama sekolah berkaitan dengan jumlah usia sekolah serta dibandingkan dengan fasilitas seperti ruang kelas yang masih belum memadai.

"Ini masih rendah seharusnya anak usia sekolah serta sarana prasarana pun masih kurang," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved