Breaking News:

Kasus Dugaan Mafia Tanah di Serang Terbongkar, Eks Camat hingga BPN Terlibat, Begini Kronologinya

10 orang diamankan karena diduga terlibat kasus tindak pidana mafia tanah di Blok 15 Desa Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang

Editor: Glery Lazuardi
Tribunjualbeli.com
Ilustrasi tanah 

TRIBUNBANTEN.COM - 10 orang diamankan karena diduga terlibat kasus tindak pidana mafia tanah di Blok 15 Desa Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Informasi itu disampaikan oleh Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto.

Baca juga: Enggan Membenani Sang Ayah yang Terkena Stroke, Nirina Zubir Bakal Hentikan Update Kasus Mafia Tanah

10 orang tersebut, yaitu MH mantan kepala Desa Bendung periode 1998-2017.

Lalu, mantan camat Kasemen periode tahun 2012-2014.

Kemudian, staf ukur Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serang berinisial RD.

Staf PPATS Camat Kasemen berinisial SB.

Serta, enam orang lainnya adalah staf Desa Bendung

"Kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Setyo, pada Jumat (31/12/2021).

Baca juga: Hotman Paris Turun Tangan Soal Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir, Jelaskan Mengenai Nasib Sertifikatnya

Upaya penangkapan itu dilakukan berawal dari adanya laporan dari korban berinisial HH.

"10 tersangka yang kami amankan ini adalah pejabat di wilayah Serang, Banten, kemudian korban ini berasal di wilayah Jakarta Pusat, sehingga dia melaporkan kepada kami," kata dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved