Breaking News:

Masuk Tempat Wisata di Kabupaten Serang Gunakan Aplikasi Peduli Lindungi, Langgar Aturan Disanksi

Pihak Pemerintah Kabupaten Serang mengoptimalkan penggunaan serta menegakkan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi di tempat wisata

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (16/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pihak Pemerintah Kabupaten Serang mengoptimalkan penggunaan serta menegakkan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi di tempat wisata, mulai dari hotel hingga pantai.

Hal tersebut dilakukan untuk menghadapi potensi penyebaran Covid-19 pada saat pergantian tahun baru 2022.

Ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 440/7183/SJ tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Varian Omicron Serta Penegakan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi.

"Karena memang dari istruksi bupati seperti itu untuk jumlah wisatawan harus dibatasi beberapa di antaranya dengan melakukan penerapan ganjil genap," kata Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Hamdani, saat ditemui di Pendopo Bupati Serang, Jumat (31/12/2021).

Baca juga: Masyarakat Sadar Wisata Lebak Berharap Tidak ada Pembatasan, Yang Penting Terapkan Prokes

Bahkan pihaknya terus memantau menjelang malam pergantian tahun ini, agar semua dapat menerapkan pembatasan wisatawan serta penerapan protokol kesehatan.

Sedangkan untuk hunia hotel, Hamdani mengatakan sejauh ini baru mencapai sekitar 50 persen.

"Pada saat Natal pun pengunjung yang datang tidak begitu banyak ini salah satunya faktor cuaca juga, jadi engga perlu khawatir akan kerumunan," katanya.

Dan untuk pemantauan selalu dilakukan dari tahun ketahun, bahkan pihaknya mengatakan sejauh ini wisatawan memang didominasi oleh wistawan lokal.

"Untuk penerapan Pedulilindungi baik hotel maupun pantai terbuka tetap diterapkan," katanya.

Baca juga: BPBD Lebak Minta Ahli Selidiki Penyebab Longsor Negeri di Atas Awan, Wisatawan Diimbau untuk Sabar

Bahkan hal ini sudah dikordinasi dengan aparat keamanan.

Maka jika di lapangan ditemukan ada yang tidak menerapkan hal itu akan dilakukan penutupan sebagai sanksi.

"Sejauh ini selalu kita pantau dan tidak ada yang tidak menerapkan, kalau memang jelas-jelas tidak memenuhi itu masa harus kita diamkan pasti akan langsung kami tindak tegas," katanya.

Dalam hal ini pihaknya akan memberikan sanksi, dan memang untuk wisatawan yang belum vaksin maka otomatis tidak dapat masuk ke lingkungan wisata.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved