Pasar Tunjung Teja Masih Ditinggalkan Pedagang, Kepala UPT Pasar: Perlu Duduk Bersama Cari Solusi

Pasar Tunjung Teja di Kampung Tunjung Pertelon, Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, ditinggal pedagang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Kondisi Pasar Tunjung Teja yang kini ditinggalkan 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pasar Tunjung Teja di Kampung Tunjung Pertelon, Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, ditinggal pedagang.

Hal tersebut karena para pedangang masih mengisi pasar yang lama, lantaran belum ada pembongkaran.

Baca juga: Pedagang Es Gempol Pasar Purwodadi Menangis Usai Dikasih Jokowi Amplop Rp 1,2 Juta

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kabupaten Serang, Mahyar Sonjaya mengatakan rencana relokasi pedagang sempat tertunda beberapa bulan ini.

"Memang sejauh ini belum direlokasi, tapi sudah ada rencana untuk diagendakan lagi," katanya kepada TribunBanten.com saat dikonfirmasi, Kamis (6/1/2022).

Karena menurutnya hal ini memang harus dibicarakan kembali bersama dengan pihak desa, bagian aset, kecamatan, dan Kadis Diskoperindag Kabupaten Serang.

"Kami harus duduk bersama lagi antara pihak desa, kecamatan, bagian aset dengan kadis perindag yang baru," ujarnya.

Baca juga: Sasar Pedagang Pasar untuk Berinfaq, Baznas Kabupaten Serang Targetkan Penerimaan Rp 15 Miliar

Selain itu, kata Mahyar untuk kendala yang berarti memang tidak ada hanya soal waktu dan ketersediaan anggaran yang harus disiapkan guna pembongkaran.

"Ya bisa di bilang seperti itu, kendala berarti sih tidak ada hanya soal waktu dan ketersediaan anggaran untuk pembongkaran atau pemagaran pasar tunjung yang lama," ujarnya.

Maka dari itu pihaknya akan mengupayakan untuk melakukan pembahas kembali agar dalat segera direlokasi dan mengisi pasar yang baru.

"Kalau dari pihak pedagang sendiri intinya siap dipindahkan ketika rencana pembokaran Pasar Tunjung Teja yang lama tadi dapat dilaksanakan," katanya.

Namun, memang selama belum di lakukan pembongkaran para pedangang meminta izin untuk sementara berjualan di pasar yang lama tersebut.

Baca juga: Ketua RT di Dekat Pasar Lama Keluhkan Drainase Kecil, Sering Ada Banjir dan Genangan

Pantauan TribunBanten.com, saat di lokasi nampak 28 jajaran bangunan kios bercat orange masih terlihat sangat kokoh dan dalam keadaan menutup.

Dan di belakang bangunan pun terlihat adanya bangunan terbuka dan dibuatkan atap, masih tampak terlihat tumpukan papan-papan kayu bekas para pedagang.

Bahkan terdapat beberapa fasilitas yang sudah tersedia seperti musalah dan toilet.

Rumput-rumput di sekitar bangunan pun sudah tampak tinggi dan hampir menutupi di setiap bangunan.

Namun di depan pasar ada sebuah bangunan kecil seperti kantor yang masih terlihat terawat dan terdapat mesin pemotong rumput hanya saja ruangan tersebut terkunci dan tidak adanya orang.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved