Breaking News:

Umah Kaujon Gelar Dialog Kabupaten/Kota Kreatif

Umah Budaya Kaujon menggelar dialog peranan jaringan Kabupaten/Kota (kata) kreatif bagi pemulihan ekonomi nasional

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, pelaku budaya dan lainnya saat berfoto bersama di umah Kaujon usai dialog, Jumat (7/1/2022) 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Umah Budaya Kaujon menggelar dialog peranan jaringan Kabupaten/Kota (kata) kreatif bagi pemulihan ekonomi nasional, pada Jumat (7/1/2022).

Kegiatan itu digelar di Jalan Hoesein Djayadiningrat No 6 Serang- Banten.

Acara dialog itu merupakan rangkaian acara Banten Art Mart, yaitu perantara cipta (creative hub) yang menghubungkan pelaku seni dan pemangku kepentingan ekonomi kreatif dalam pemasaran karya.

Salah satu kegiatannya adalah mengembangkan model bisnis yang mengangkat kekayaan budaya kota sebagai penggerak ekonomi data dengan tema "Peranan jaringan kata kreatif bagi pemulihan ekonomi nasional"

Kegiatan itu berlangsung sejak 31 Desember 2021 sampai 31 Januari 2022

Di antara kegiatannya yaitu Peluncuran Bantam, posisi dan reposisi ekonomi kreatif Banten 2021-2022, lokakarya persentasi dan representasi seni, demonstrasi rupa Banten Becak Bienalle, pertunjukan showcase dan talkshow karya kreatif peserta, FGD ekonomi kreatif Banten "Merajut Peluang, mencipta pasar", Bazarti dan auction.

Baca juga: 117 UMKM dari Karya Kreatif Banten 2021 Siap Muncul di E-Commerce, BI Harap Dapat Bangkitkan Ekonomi

Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Hariyanto, dalam penyampaian materinya berkata pada 2021 terdapat 21 daerah Kabupaten/Kota kreatif yang sudah diakui secara resmi di Indonesia.

Yaitu Kota Malang sebagai (aplikasi dan gim), Kabupaten Majalengka (seni pertunjukan), Kota Palembang (Kuliner), Kabupaten Kutai Kartanegara (seni pertunjukan), Kota Denpasar (Fesyen), Kabupaten Gianyar (Seni Pertunjukan), Kota Semarang (Fesyen), Kota Surakarta (Seni pertunjukan).

Kabupaten Rembang (Kriya), Kota Balikpapan (Aplikasi dan gim), Kota Ambon, Kota Banda Aceh, Kabupaten Banjarnegara, Kota Salatiga, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Wonosobo, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Karanganyar, dan Kota Pekalongan.

Program itu sudah berjalan sejak 2016.

"Target 2024 ada 514 Kabupaten/Kota kreatif di Indonesia," ujarnya saat menyampaikan materi di Umah Kaujon, Jumat (7/1/2022).

Menurutnya, manfaat Kabupaten/Kota mendapatkan pengakuan Kata Kreatif, tujuannya memperkuat ekosistem ekonomi daerah untuk menjadi tulang punggung serta melibatkan berbagai stakeholder.

"Serang apabila ingin berpartisipasi, berbagai komunitas di Serang mengisi borang di Katakreatif.Kemenparekraf.co.id," terangnya.

"2024 nanti kami paksa dan lebih konkret," terangnya.

Baca juga: Cerita Pelaku Industri Kreatif di Banten, Putar Otak Demi Bertahan dari Pandemi Covid-19

Selanjutnya, Hariyanti menambahkan, pihak Kementrian akan melakukan pemetaan dari data yang masuk melalui link yang sudah disediakan.

"Kemudian diinfokan pada pemerintah Kabupaten/Kota untuk interview dan lainnya, harus ada regulasi juga dari pemerintah setempat," sambungnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, turut hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, pelaku budaya dan lainnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved