Breaking News:

Kepala BKPM Bahlil Sebut Pengusaha Ingin Pemilu 2024 Diundur, Masa Jabatan Jokowi Diperpanjang?

Bahlil Lahadalia menyebut para pengusaha banyak yang sepakat Pemilihan Umum (Pemilu) diundur.

Editor: Glery Lazuardi
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu 

TRIBUNBANTEN.COM - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia membuat pernyataan kontroversial.

Bahlil Lahadalia menyebut para pengusaha banyak yang sepakat Pemilihan Umum (Pemilu) diundur.

Pemilu dijadwalkan akan digelar pada 2024. Pemilu merupakan ajang pesta demokrasi rakyat setiap lima tahun sekali.

Penyataan itu disampaikan pada saat rilis yang diluncurkan Indikator Politik Indonesia pada Minggu (9/1/2022).

Belakangan, isu ini menguat karena pandemi COVID-19.

Baca juga: Prabowo Masih Tertinggi dalam Survey Elektabilitas Capres 2024, Anies Malah Menangi Kursi Cawapres

"Kalau kita mengecek dunia usaha, rata-rata mereka berpikir bagaimana proses demokrasi ini, dalam konteks peralihan kepemimpinan kalau memang ada ruang untuk dipertimbangkan dilakukan proses untuk dimundurkan itu jauh lebih baik," kata Bahlil dari akun Youtube Indikator Politik Indonesia, Senin (10/1/2022).

Dia mengungkapkan, alasan pengusaha menginginkan kontestasi politik mundur dari jadwal seharusnya karena mereka masih babak belur.

Baca juga: Ahok Disebut Berpeluang Besar Maju di Pilgub DKI Jakarta 2024, PDIP: Keputusan di Tangan Ibu Mega

Sehingga pemulihan ekonomi dinilai jauh lebih prioritas ketimbang pergantian presiden.

Atas dasar itu, jika wacana tersebut diikuti, Jokowi bisa menjabat hingga tahun 2027. Semestinya, jabatan presiden bakalan berakhir di tahun 2024.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved