Breaking News:

Tertangkap Tangan Edarkan Sabu, Warga Serang Lari-larian hingga Terjebak di Tengah Sawah

MG (27) pengedar sabu asal Desa Kadubeurem, Kabupaten Serang ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Dok. Kementerian Pertanian
Ilustrasi sawah 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - MG (27) pengedar sabu asal Desa Kadubeurem, Kabupaten Serang ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang.

Tersangka ditangkap saat sedang bertransaksi di samping rumahnya, Jumat (8/1/2022) sore.

"Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat, yang resah akan adanya pengedar narkoba di lingkungannya," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Serang AKP Michael K Tandayu saat dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Benda seperti Sabu Ditemukan di Gerbang Tol Serpong, Polisi Tunggu Hasil Pengecekan Laboratorium

Setelah mendapat identitas tersangka, polisi mencoba menghubungi korban berpura-pura sebagai pembeli dan memesan satu paket sabu kepada MG.

Kemudian, pelaku mengajak petugas kepolisian tersebut ke sebuah lokasi yakni di samping rumah korban untuk melakukan transaksi.

"Tepat di samping rumah pelaku, yakni sekitar pukul 17.00 WIB. Kita langsung ringkus pelaku," katanya.

MG sempat melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri mengetahui konsumennya adalah pihak kepolisian.

Bahkan MG sempat membuang barang bukti 1 paket sabu yang dipesan petugas ke sawah namun berhasil ditemukan.

Pihak kepolisian langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan mengamankan 1 set alat hisap sabu, timbang elektroni serta beberapa plasti klip bening.

"Tersangka langsung diamankan ke Mapolres Serang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Baca juga: Tok! Pengadilan Negeri Meulaboh, Aceh Barat Vonis Mati 7 Terdakwa Kasus Narkoba 1,2 Ton Sabu

Dari pemeriksaan, tersangka MG diketahui merupakan residivis warga binaan Rutan Pandeglang.

Diketahui baru bebas pada 2020 setelah menjalani hukuman 3 tahun penjara dalam kasus yang sama.

"Dari hasil pengakuannya MG mengaku sulit mendapatkan pekerjaan, maka MG ini kembali berbisnis lama dengan menjual barang terlarang ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.

Dan dari tersangkan, berhasil diamankan barang bukti satu paket kristal bening yang diduga sabu, 1 set alat hisap sabu (bong) serta 1 timbangan elektrik.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved