Breaking News:

Tangerang Selatan

Uang Simpanan Koperasi Belum Dibayar, Ratusan Mantan Karyawan Hero Supermaket Bintaro Demo

Sebanyak ratusan mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk berunjuk rasa di Gedung Graha Hero Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Tribun Tangerang/Rizki Amana
Aksi demonstrasi mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk di Gedung Graha Hero Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin (10/1/2022). Mereka menuntut uang simpanan koperasi yang belum dibayarkan bernilai sekitar Rp 40 miliar. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak ratusan mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk berunjuk rasa di Gedung Graha Hero Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Para mantan karyawan itu berdemo pada Senin (10/1/2022).

Melansir Tribun Tangerang, Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk, Diki Risbianto pun buka suara menanggapi aksi para mantan karyawan tersebut.

Baca juga: RESMI! Setelah 19 Tahun Beroperasi, Giant Hengkang dari Indonesia Sejak 1 Agustus 2021

Ia mengatakan, aksi unjuk rasa itu disebabkan karena uang simpanan mantan karyawan tak kunjung dibayar Koperasi Anugerah. 

Menurutnya, pelaku unjuk rasa merupakan mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk meminta pihak manajemen untuk turut andil dalam menuntaskan masalah tersebut. 

Aksi demonstrasi mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk di Gedung Graha Hero Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin (10/1/2022). Mereka menuntut uang simpanan koperasi yang belum dibayarkan bernilai sekitar Rp 40 miliar.
Aksi demonstrasi mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk di Gedung Graha Hero Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin (10/1/2022). Mereka menuntut uang simpanan koperasi yang belum dibayarkan bernilai sekitar Rp 40 miliar. (Tribun Tangerang/Rizki Amana)

"Jadi begini bahwa Koperasi Anugerah tersebut itu merupakan entitas terpisah dari PT Hero Supermarket Tbk," kata Diki Risbianto, di Pondok Aren, Senin (10/1/2022).

"Jadi koperasi tersebut tidak ada hubungannya dan kita tidak ada peran di dalam pengelolaan dan dalam pembentukan koperasi tersebut. Kita hanya sebagai penengah," katanya lagi.

Baca juga: Cerita Karyawan yang Sedih Mendengar Giant Kota Serang Tutup, Baru Cicil Rumah, Terancam Kena PHK

Aksi unjuk rasa itu sudah dilakukan dua kali oleh mantan karyawan Hero.

Dia menjelaskan, aksi pertama digelar para mantan karyawan pada Desember 2021.

Namun saat pertemuan antar pihak bertemu, tak ada titik tengah antar kedua belah pihak dalam menuntaskan masalah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved