Breaking News:

Bayi Merah yang Ditemukan Warga Pontang di Area Persawahan Kini Dapat Perawatan di RSDP Serang

Bayi Merah yang Ditemukan Warga Pontang di Area Persawahan, Kini Dapat Perawatan di RSDP Serang

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Dok. P2TP2A
Bayi merah yang ditemukan di area persawahan di Pontang kini dirawat di RSDP. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga Kampung Sombeng, Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang pada Selasa (11/1/2022).

Kini bayi malang tersebut telah dilakukan perawatan di ruang anak RSUD Dr. Drajat Prawiranegara.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Nurlinawati saat dikonfirmasi TribumBanten.com, pada Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Bikin Geger, Warga Pontang Kabupaten Serang Temukan Bayi Merah Menagis di Area Persawahan

"Untuk sementara dilakukan perawatan terlebih di ruang anak RSDP dahulu, dan tetap akan kita pantau terus," katanya.

Ia pun menuturkan bahw saat ini kondisi bayi tersebut sehat dengan memiliki memiliki berat 2,8 kilogram dan panjang 45 sentimeter.

"Kemarin juga pada saat kejadian kami langsung mengecek ke lokasi," katanya.

Bahkan pihaknya menuturkan pada saat ditemukan kondisi bayi tersebut masih terdapat tali pusar yang menepel mengelilingi ditubuhnya.

Tidak hanya itu dari hasil pemeriksaan setelah ditemukan terdapat luka-luka bintik merah diarea tubuhnya.

"Memang terdapat luka merah-merah, kemungkinan kena gesekan pohon padi atau bintang kecil," ujarnya.

Pada saat dilarikan ke Puskesmas Pontang, langsung diberikan pertolongan guna menyelamatkan nyawa bayi, dengan memotong tali pusat serta mensterilkannya.

Baca juga: Usut Pembuang Bayi Merah di Area Persawahan di Pontang, Serang, Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi

Dalam hal ini, pihaknya pun akan terus melakukan pemantauan selama bayi tersebut dilakukan perawatan hingga kondisi kesehatannya membaik.

Nurlinawati menuturkan, bahwa kasus ini masih dilakukan penyelidikan oleh pihak Polres Serang, untuk dapat mengungkap siap yang tega membuang darah dagingnya sendiri.

"Kasusnya masih ditangain pihak polres semoga segera ditemukan kedua orang tuanya dan tidak ada lagi kasus seperti ini karena kasian yang jadi korban malah anak," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved