Breaking News:

'Tidak Ada Satu Tetes Air Mata Pun' Jaksa Asep Gusar Lihat Reaksi Herry Wirawan Dengar Hukuman Mati

Sikap pelaku pemerkosaan santriwati di Bandung memasuki babak baru, Herry Wirawan saat dengar hukuman mati membuat Jaksa tak habis pikir.

Editor: Vega Dhini
Humas Kejati Jabar
Terdakwa kasus rudapaksa 13 santriwati di Kota Bandung, Herry Wirawan, saat mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Bandung di Jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Selasa (11/1/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Kasus pemerkosaan belasan santriwati di Bandung memasuki babak baru. Sikap pelaku pemerkosaan, Herry Wirawan saat dengar hukuman mati membuat Jaksa tak habis pikir.

Kasus pemerkosaan belasan santriwati di Bandung sempat menggegerkan warga.

Bagaimana tidak, pelaku tak lain adalah pengurus dan pemilik Madani Boarding School Cibiru sendiri, tempat para santriwati seharusnya menimba ilmu.

Herry Wirawan, guru pesantren di Bandung yang merudapaksa 12 santriwatinya hingga melahirkan 8 bayi.
Herry Wirawan, guru pesantren di Bandung yang merudapaksa 12 santriwatinya hingga melahirkan 8 bayi. (ist/tribunjabar)

Atas kejahatannya, Herry Wirawan dituntut hukuman mati hingga kebiri kimia.

Saat mendengar tuntuan jaksa, sikap Herry Wirawan membuat geleng-geleng kepala.

Kejaksaan Tinggi, Asep N Mulyana, menyebut ekspresi Herry Wirawan lain daripada yang lain.

Jika terdakwa lain akan histeris atau menangis kala dituntut hukuman mati, Herry Wirawan justru terlihat tenang.

Baca juga: Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati Dituntut Hukuman Mati dan Kebiri Kimia

Baca juga: Ada 3 Tahapan, Ini Penjelasan Kebiri Kimia, Tuntutan Hukuman Herry Wirawan yang Rudapaksa 13 Korban

Baca juga: Korban Rudapaksa Punya Cerita Mengerikan hingga Alami Trauma, Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati

Baca juga: BEJAT! Terungkap Fakta Baru Kasus Rudapaksa Herry Wirawan, 1 dari 13 Korbannya Kerabat Sendiri

Duduk jadi terdakwa di ruang sidang Pengadilan Negeri Bandung, Herry Wirawan seolah ingin menunjukkan sifat aslinya di depan Jaksa dan Hakim.

Tak habis pikir dengan tingkah pemerkosa 13 santriwati itu, Asep N Mulyana gusar.

Bahkan seharusnya menurut kepala Kejati Jabar, Herry Wirawan menitikkan air mata saat dituntut hukuman kebiri kimia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved