Breaking News:

Gempa Banten

Hingga Magrib, Telah Terjadi 5 Kali Gempa Susulan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa sudah terjadi lima kali gempa susulan.

Editor: Renald
ntnews.co.au
Ilustrasi gempa 

TRIBUNBANTEN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa sudah terjadi lima kali gempa susulan.

Gempa tektonik ini termasuk gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam siaran pers virtual, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Kepala BMKG: Masih Ada Gempa Susulan di Banten, Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Jangan Panik

Baca juga: Cara Erick Thohir Mengatasi Kepanikan Karyawannya Saat Gempa Banten Terasa hingga Kementerian BUMN

Dwikorita menyebut, setelah gempa pertama pada 16.05 WIB, terjadi lima kali gempa susulan.

Dari lima gempa susulan tersebut, kekuatan gempa terbesarnya sekitar 5,7 magnitudo.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempabumi susulan sebanyak lima kali, dengan magnitudo terbesar M 5,7," kata Dwikorita.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat menyampaikan hasil prediksi BMKG terkait prakiraan cuaca musim hujan di Indonesia secara daring, Kamis (26/8/2021).
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat menyampaikan hasil prediksi BMKG terkait prakiraan cuaca musim hujan di Indonesia secara daring, Kamis (26/8/2021). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

BNPB: Sejumlah Rumah Warga di Pandeglang Rusak Akibat Gempa Banten

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatatkan kerusakan rumah warga akibat gempa magnitudo 6,6 M di wilayah selatan Banten, Jumat (14/1/2022) pukul 16.05 WIB.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, gempa dirasakan kuat di kawasan Pandeglang, Banten.

"Laporan visual yang dihimpun dari lapangan, beberapa rumah warga di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang mengalami kerusakan di bagian atap dan teras rumah," ucap Abdul melalui keterangan tertulis, Jumat (14/1/2022).

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, gempabumi itu dirasakan kuat selama 4-5 detik di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Warga sempat berhamburan keluar rumah saat merasakan kuatnya guncangan," kata Abdul.

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Fahdi Fahlevi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BMKG: Terjadi 5 Kali Gempa Susulan Setelah Gempa Banten, Paling Besar Berkekuatan 5,7 Magnitudo

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved