Breaking News:

Sebelum Tewas Disabet Sajam, Pelajar di Serang Sempat Salat Berjemaah, Begini Cerita Kepala Sekolah

Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Kota Serang, Anang, menceritakan sosok A. Anang mengaku melihat perubahan sikap dari A sebelum meninggal dunia.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com
ILUSTRASI Tawuran pelajar 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Kota Serang, Anang, menceritakan sosok A.

Anang mengaku melihat perubahan sikap dari A sebelum meninggal dunia.

A sudah memiliki perubahan dengan mengikuti ibadah salat yang dilakukan secara berjamaah.

Satu hari sebelum meninggal, Anang melihat A menunaikan ibadah Salat Dhuha.

A menjadi korban tawuran di depan Kantor Kelurahan Sumur Pecung, Jalan Bhayangkara Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Kamis (13/1/2022).

"Sempat ikut Salat Dhuha berjamaah," ujarnya saat ditemui di sekolah, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Seorang Pelajar di Kota Serang Tewas Usai Tawuran, Polisi Lakukan Penyidikan

Anang menjelaskan, perisitiwa yang merenggut nyawa seorang siswa terjadi di luar jam sekolah.

"Sekolah masih laksanakan PPKM terbatas, kejadian itu juga terjadi di luar jam sekolah," paparnya.

Sementara itu, saat kejadian Kamis, A tidak masuk sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved