Breaking News:

Soal Laporan Gibran-Kaesang, Mungkinkah KPK Periksa Perusahaan Pembakar Hutan?

Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, anak Presiden Joko Widodo dilaporkan ke KPK.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung Baru KPK 

TRIBUNBANTEN.COM - Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, anak Presiden Joko Widodo dilaporkan ke KPK.

Dosen Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun melaporkan kedua anak presiden itu.

Upaya pelaporan karena Gibran dan Kaesang diduga terkait kasus tindak pidana pencucian uang PT SM.

Baca juga: Minta KPK Tak Peduli Latar Belakang Gibran-Kaesang, Ubedilah Harap Laporannya Diproses Serius

Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi, Ahmad Aron Hariri, meminta KPK untuk memberantas korupsi tanpa tebang pilih.

Menurut dia, konstruksi perkara yang dibangun pelapor memiliki alur logika yang menunjukkan konflik kepentingan.

"Tinggal sejauh mana bukti dan data yang dilampirkan serta tindak lanjut KPK menelaah ada tidaknya unsur pidana dalam laporan tersebut," ujarnya.

Dia menduga adanya TKP dan TPPU pada laporan ini terjadi dalam kurun waktu yang relatif belum lama.
Maka langkah yang patut dilakukan adalah membuka kembali dokumen dan pemeriksaan ulang terhadap PT BMH, PT SM dan bahkan juga KLH atas kasus pembakaran hutan tempo lalu.

"Ini penting untuk menyingkap benarkah tidak ada korelasi TPPU dengan terlapor atau sebaliknya?" kata dia.

Baca juga: Sempat Dinilai Jadi Kandidat Kuat Gantikan Anies di Pilgub DKI 2024, Gibran Kini Dilaporkan ke KPK

Dia meminta agar penanganan sasus ini disikapi proporsional dan tegas.

"Dalam banyak laporan, bahkan di kasus yang KPK tangani langsung, pun KPK mengakui ada banyak motif dan unsur dalam pelaporan," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved