Breaking News:

Update Dampak Gempa Banten: 2.865 Rumah Rusak, Terbanyak di Kecamatan Sumur

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten sedang memverifikasi dan memvalidasi korban bencana gempa di Kabupaten Pandeglang.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Kerugian akibat bencana gempa bumi di Banten 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten sedang memverifikasi dan memvalidasi korban bencana gempa di Kabupaten Pandeglang.

Sebelumnya wilayah Provinsi Banten dilanda gempa bermagnitudo 6,6 pada Jumat, (14/1/2022) lalu.

Baca juga: BPBD Provinsi Banten Catat Ada Empat Wilayah Terdampak Gempa di Banten

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Nana Suryana mencatat rumah rusak karena gempa di Banten sudah mencapai ribuan rumah.

"Saat ini kurang lebih ada 2865 rumah, hampir mencapai 3000. Paling banyak Kecamatan Sumur," ujar Nana kepada TribunBanten.com saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (20/1/2022).

Selain rumah, Nana juga menuturkan ada beberapa gedung yang mengalami kerusakan.

Di antaranya 73 sekolah, 30 puskesmas, 29 sarana ibadah, 9 kantor pemerintahan dan 3 tempat usaha.

Nana menyampaikan data itu tersebar di empat Kabupaten Kota se-Provinsi Banten.

2.565 tersebar di Kabupaten Pandeglang, 282 di Kabupaten Lebak, 15 di Kabupaten Serang dan 3 di Kabupaten Tangerang.

Baca juga: 15 Kecamatan di Lebak Terdampak, 2 Orang Terluka di Kepala, BPBD: Waspada, Masih Rawan Gempa Susulan

Dari total itu 1.843 masuk dalam kategori rusak ringan, 629 rusak sedang, 393 rusak berat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved