Virus Corona di Banten

Pasien Terinfeksi Omicron di Tangerang Selatan Meninggal, Berikut Hasil Diagnosa Dinkes Banten

Seorang pasien terinfeksi Covid-19 varian Omicron yang dirawat di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat, Tangerang Selatan meninggal dunia.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, di gedung Plaza KP3B Kota Serang, Rabu (22/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Seorang pasien terinfeksi Covid-19 varian Omicron yang dirawat di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat, Tangerang Selatan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti membenarkan informasi tersebut.

"Pasien berinisial MR (64), meninggal dunia pada tanggal 12 Januari 2022 lalu," ungkapnya kepada TribunBanten.com saat dihubungi, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Kabar Baik? Ilmuwan Sebut Omicron Bisa Jadi Akhir Pandemi, Menekankan Pentingnya Vaksinasi

Sebelumnya meninggal dunia, MR datang ke IGD Rumah Sakit Sari Asih Ciputat pada 11 Januari 2022.

Saat itu MR datang dengan keluhan demam, sesak nafas berat, batuk, dan penurunan kesadaran.

"Dari hasil observasi, pasien memiliki riwayat penyakit komorbid," kata dia.

Saat dilakukan diagnosa penyakit, melalui rontgen, tes antigen dan PCR Swab.

Ati menerangkan bahwa hasil dari pemeriksaan itu, pasien dinyatakan positif Covid-19.

Dikarenakan kondisi pasien dari IGD, kemudian pasien dirawat di ruang ICU isolasi untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Esoknya Pada hari kedua perawatan di ICU isolasi, pasien meninggal dunia," ujarnya.

Baca juga: 2 Orang Tercatat Kematian Omicron Pertama, Kemenkes Sebut Karena Ada Komorbid

Di samping itu, Ati juga menerangkan bahwa berkaitan dengan penyakit Covid-19 dan varian Omicron.

Pasien dinyatakan positif Covid-19 dan diduga terinfeksi covid varian Omicron.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan S gene target failure (SGTF).

Namun hasil tersebut, kata Ati, belum dilakukan Whole genome sequencing (WGS).

Sebab menurutnya, kepastian jenis varian hanya dapat dilakukan melalui pemeriksaan WGS.

"Karena untuk menegakkan diagnosa omicron memerlukan 3 tahapan, yaitu RT PCR, SGTF dan genom sequencing atau WGS," ungkapnya.

Dikatakan Ati bahwa pasien sudah meninggal di hari kedua perawatan di ICU.

"Karena belum sempat diperiksa WGS maka pasien digolongkan sebagai kasus probable Omicron," tukasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved