2 Warga Tangerang Terlantar hingga Meninggal Dunia, Kurang dari Seminggu

Dua jenazah terlantar di kediamannya ditemui di Kabupaten Tangerang selama dua hari terakhir.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ilustrasi 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua jenazah terlantar di kediamannya ditemui di Kabupaten Tangerang selama dua hari terakhir.

Jasad pertama adalah EA (62), warga Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Senin (24/1/2022) pukul 16.00 WIB.

Zain Dwi Nugroho, warga, menemukan jasad EA sudah meninggal dunia di rumahnya tanpa diketahui keluarga.

Pada saat menemukan jasad EA, warga mencium bau tidak sedap pada rumah korban.

Berselang beberapa hari kemudian, pekerja bengkel bernama Liem Nji Toen (72) ditemukan tewas di rumahnya kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Pria lanjut usia itu ditemukan oleh warga setelah tercium bau yang tidak sedap dari kediaman.

Korban diduga meninggal dunia karena penyakit diabetes.

Baca juga: Suami di Tangerang Bacok Tangan Istri, Hanya karena Dimintai Tolong Pasang Gas

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, menurut keterangan warga, yang bersangkutan punya penyakit diabetes. Jadi diduga meninggal karena sakit," ujar Kapolresta Kabupaten Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, saat dihubungi, pada Kamis (27/1/2022).

Penemuan itu berawal dari dua orang saksi, Anom Noviand (24) dan Zaenal Arifin (21) melewati mess korban.

Ketika itu, kedua saksi mencium bau tidak sedap berasal dari Liem.

"Para saksi langsung memanggil korban berulang kali enggak keluar-keluar, makanya dicek. Pas masuk ternyata korban sudah meninggal," papar Zain.

Setelah mengetahui kejadian itu, kedua saksi melaporkan kepada Saepudin (37) dan dilanjutkan kepihak kepolsian.

Korban juga langsung dibawa ke RSUD Balajara untuk dilakukan visum.

Hal ini dilakukan mengetahui kebenaran kasus tersebut.

"Kalau enggak salah dibawa ke RSUD Balaraja, di badan korban sudah dicek tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," tandas Zain.

Baca juga: Selang Waktu Dua Hari, 2 Warga Tangerang Ditemukan Meninggal di Rumah dengan Kondisi Terlantar

Sementara itu, untuk jasad EA, warga menduga korban meninggal karena sakit lantaran, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasa pada tubuh EA.

"Kemungkinan besar karena sakit, soalnya enggak ada tanda-tanda kekerasan," jelas Zain, Senin (24/1/2022).

Awal mulannya penemuan itu, ketika tetangga korban, Komarudin, merasa curiga karena EA sudah lama tidak terlihat.

"Saksi mendatangi rumah korban dan memanggil-manggil tidak menjawab. Korban udah tiga hari sebelumnya engga keluar, jelas Zain.

"Saat dilihat di jendela dan pintu rumah, korban terlihat banyak lalat dan tercium bau menyengat. Akhirnya dijebol akhirnya di situ sudah meninggal," paparnya lagi.

Saat ditanya soal dugaan bunuh diri, Zain belum bisa memastikan.

Kini pihaknya tengah melidiki kasus tersebut.

"Engga ada sementara (dugaan bunuh diri). Barang bukti hanya pakaian yang dipakai korban," tutup Zain.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Dalam Waktu 4 Hari, 2 Warga Kabupaten Tangerang Meninggal Kondisi Terlantar di Rumah

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved