Breaking News:

514.910 Warga DKI Jakarta Sudah Suntik Vaksinasi Booster

Vaksinasi Booster Dipercepat, Kini Sudah Ada 514.910 Warga DKI yang Telah Menerimanya

Penulis: Anisa Nurhaliza | Editor: Ahmad Haris
TRIBUNNEWS/Jeprima
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Simak informasi mengenai vaksin Moderna, efek samping dan cara menanganinya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Meningkatnya kasus harian Covid-19 membuat Wakil Gubernur DKI perintahkan vaksin booster untuk cepat dilaksanakan.

Ia mengaku pihaknya akan segera memerintahkan warga DKI Jakarta, untuk segera melakukan vaksin booster.

Dilansir melalui Kompas.com pada Sabtu (29/1/2022), Pemprov DKI telah berhasil memberikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster kepada 514.910 warga DKI.

Baca juga: Kapasitas Rumah Sakit Rujukan Covid di DKI Menipis, Wakil Gubernur Jakarta: BOR Lebih dari 50 Persen

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan "Total yang sudah di-booster vaksin 514.910 orang, terus kita percepat," jelasnya.

Ia selalu meminta kepada warganya, untuk segera lakukan vaksin dosis ketiga ini jika segala persyaratan telah terpenuhi.

Ia berharap bahwa masyarakatnya tidak menunda-nunda untuk lakukan vaksin booster.

Termasuk kepada orang yang rentan terinfeksi Covid-19, untuk segera melakukan vaksinasi dosis ketiga.

"Silakan keluarga, kakek, nenek orangtuanya yang lansia segera diajak, diantarkan, dan dipastikan terdaftar mendapatkan vaksin booster," ujar dia.

Ia menjelaskan, jika sudah memiliki tiket di aplikasi PeduliLindungi, maka sudah bisa mendapatkan vaksin booster.

Seperti dilansir dari kompas.com, masyarakat yang ingin melakukan vaksin booster harus memastikan, bahwa jangka waktu antara dosis kedua dengan dosis ketiga sudah 6 bulan.

Ahmad Riza Patria pun mengingatkan, agar masyarakat tetap berada di rumah dan selalu tetapkan protokol kesehatan, baik saat di rumah maupun di luar.

"Jadi harus lebih hati-hati. Tempat terbaik tetap di rumah, laksanakan protokol kesehatan," ujar dia.

Baca juga: Vaksinasi Booster di Kabupaten Serang Dimulai, Masyarakat Bisa ke Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan

Ahmad Riza berharap masyarakat agar tidak lengah dan jangan menganggap enteng.

Karena saat ini, Kapasitas Rumah Sakit Rujukan Covid di DKI Jakarta pun semakin menipis.

Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi mempengaruhi kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 di Ibu Kota.

Sumber: (Kompas.com-TribunBanten.com)

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved