Breaking News:

Bareskrim Mentahkan Laporan soal 'Wayang Haram' Khalid Basalamah, Legalitas Pelapor Dipertanyakan

Sandy Tumiwa, Humas Satya Kita Pancasila (SKP), melaporkan Khalid Basalamah ke Bareskrim Mabes Polri.

Editor: Glery Lazuardi
Youtube
Ustadz Khalid Basalamah 

TRIBUNBANTEN.COM - Sandy Tumiwa, Humas Satya Kita Pancasila (SKP), melaporkan Khalid Basalamah ke Bareskrim Mabes Polri.

Namun, Sandy Tumiwa diminta untuk melengkapi bukti autentik oleh pihak kepolisian.

Selain itu, aparat kepolisian juga meminta Sandy Tumiwa untuk melengkapi keabsahan posisi dirinya atau legal standing dalam melayangkan laporannya.

"Memang ada hal yang harus kita lengkapi lagi, bukti-bukti autentik tapi bukti autentik sudah banyak mungkin kita akan sedikit melengkapi bukti legalitas, legal standing," kata Sandy kepada awak media di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Kontroversi Ceramah Wayang Haram, Ini Klarifikasi Lengkap Khalid Basalamah

Adapun keabsahan legal standing yang dimaksud Sandy mencakup dua hal yakni terkait dengan kedudukan organisasi dan pribadinya.

"Legal standing dari organisasi dan dari pribadi dan surat kuasa ini," ucap dia.

Atas hal itu, kata aktor lawas itu, pihak kepolisian belum dapat menerima pelaporan dari pihaknya.

Sandy diminta untuk melengkapi berkas tersebut segera agar prosesnya bisa dilakukan.

"Belum dong kan masih konsultasi yang mana nanti kita akan tunjuk advokasi yang tepat, orang-orang yang tepat untuk jalani ini semua yang penting kita bertanya dulu," tukasnya.

Diketahui, pelaporan itu berkaitan dengan ujaran Khalid di media sosial yang menyatakan kalau wayang dilarang oleh agama dan lebih baik dimusnahkan.

"Menanggapi perihal ini saya (Sandy Tumiwa) yang bertujuan menempatkan suatu nilai kehidupan secara benar, baik sisi budaya dan sisi keyakinan. Yang sesunguhnya saling mengisi," kata Sandy dalam keterangannya.

Baca juga: Sebut Wayang Haram & Harus Dimusnahkan, Ustaz Khalid Basalamah bakal Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Sandy mengungkapkan, atas laporannya itu pihaknya bertujuan untuk menyadarkan kembali kepada seluruh warga negara Indonesia tentang idiologi Negara Pancasila.

Kata dia, Wayang atau budaya yang ada di Indonesia ini tentunya memiliki nilai dan adat istiadat yang baik.

"Dan benar-benar dalam memberikan efek positif dalam kehidupan, harus di pertahankan di bumi pertiwi," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved