Breaking News:

Waspadalah! Kemenkes Peringatkan Prediksi Peningkatan Kasus Omicron Terjadi Mulai Pekan Depan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperingatkan prediksi peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron yang terjadi mulai pekan depan.

Editor: Vega Dhini
Istimewa via Tribun Jogja
Ilustrasi dokter mengenakan baju hazmat saat memeriksa pasien Covid-19. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperingatkan prediksi peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron yang terjadi mulai pekan depan.

Peningkatan kasus Covid-19 diprediksi akan terjadi dari hari ke hari.

Untuk saat ini, kasus konfirmasi positif Covid-19 lebih didominasi ditemukan di wilayah Jawa dan Bali.

Ilustrasi Virus Corona.
Ilustrasi Virus Corona. (Freepik via Tribunnews.com)

Baca juga: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Tangerang Bertambah, Mayoritas Alami Hal Ini

Baca juga: Kabar Baik! WHO Sebut Kasus Baru Covid-19 di Seluruh Dunia Turun 19 Persen, Angka Kematian Stabil

Baca juga: Kronologi Warga Rebut Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Hingga Kejar dan Lempar Batu ke Petugas

Baca juga: Kasus Harian Covid-19 di Kota Tangerang Menurun, Wali Kota: Mudah-mudahan Puncaknya Sudah Lewat

Menghadapi hal ini, masyarakat diharapkan tetap tenang karena pemerintah sudah lebih siap menghadapi fase peningkatan gelombang Covid-19 varian Omicron mengingat pembelajaran penanganan pandemi pada gelombang Delta pada Juli – Agustus 2021.

“Kami memprediksi peningkatan kasus di pulau Jawa, di luar Jawa, dan Bali akan mulai terjadi dalam beberapa minggu ke depan melihat pola dari pembelajaran selama gelombang Delta sebelumnya,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid dalam konferensi pers, Rabu (16/2/2022).

Pemerintah terus mengimbau untuk masyarakat tetap melakukan upaya-upaya penguatan protokol kesehatan.

Pemerintah daerah juga diharapkan melakukan penguatan testing, tracing, treatment untuk mencegah perluasan penyebaran Covid-19 varian omicron.

“Kita berharap masyarakat tetap waspada walaupun mungkin terjadi penurunan kasus di wilayahnya. Ingat bahwa untuk Jawa dan Bali akan ada potensi peningkatan kasus di 3 sampai 4 minggu ke depan. Oleh karena itu kita tetap menjalankan protokol kesehatan, deteksi dini, dan segera vaksinasi,” ucap dia.

Saat ini omicron sudah mendominasi varian virus covid-19 yang bersirkulasi di masyarakat dilevel nasional maupun di level global.

Angkanya sudah mencapai 95 persen lebih.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved