Harga Tahu Tempe di Pasar Pamarayan Belum Mengalami Kenaikan, Tapi Pedagang Tak Berani Stok Banyak
Harga Tahu Tempe di Pasar Pamarayan Belum Mengalami Kenaikan, Tapi Pedagang Tak Berani Stok Banyak
Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Harga tahu dan tempe di beberapa pasar di Kabupaten Serang terpantau belum mengalami kenaikan harga, Sabtu (19/2/2022).
Meski saat ini harga kedelai telah mengalami kenaikan hingga Rp 11.500 per Kilogram, atau Rp 575 ribu per karung atau sekitar 50 Kilogram.
"Masih sama harganya satu bungkus 4 ribu isi 5 tahu, dari pengrajin tahunya belum ada kenaikan harga," katanya Sumyati penjual tahu di Pasar Pamarayan, Sabtu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mulai Besok Perajin Tahu Tempe Pamarayan Hentikan Produksi, Setop Jualan 3 Hari
Sumyati mengatakan, bahwa pihak pengrajin tahu tempe yang biasa memasok ke dirinya, telah memberitahu bahwa akan stop pengiriman tiga hari ke depan.
"Tadi juga orang yang biasa ngirim udah bilang, mulai dari Senin-Rabu depan enggak jualan tahu tempe dulu. Makannya besok trakhir," katanya.
Perempuan berusia 43 tahun tersebut mengaku, tidak mau membeli banyak tahu tempe, lantaran takut tidak habis, meski para pengrajin berencana mogok produksi tiga hari ke depan.
Selain itu, ia pun mengakau tidak mau ambil pusing meski pemasukannya hanya dari berjualan sayuran dan juga tahu tempe.
"Emang setiap harinya tahu dan tempe ini selalu ada aja yang cari sih, cuma kan mau gimana kalau enggak ada," katanya.
Hal serupa diungkapkan penjual lainnya, Kusnadi. Ia hanya menjual tempe sampai besok, jika stok pengiriman hari ini belum habis.
"Udah dikasih tahu sama yang biasa kirim tempe, bilangnya besok mulai engga kirim, kalau saya biasanya yang kirim tempe dari Harendong," katanya.
Pria berkaos coklat tersembut mengatakan, bahwa untuk harga dan ukuran tempe yang ia jual masih sama yakni satu iris tempe seharga Rp 5 ribu.
Baca juga: Buntut Rencana Mogok Produksi, Pedagang Tempe dan Tahu di Ciputat Tangsel Berhenti Berjualan
"Harga masih sama sih engga naik, kemungkinan ini kedelai stok lama jadi belum naikiin harga."
"Tapi saya juga belum tahu pasti kalau nanti ya," katanya.
Dalam hal ini, para pedagang pun berharap agar Pemerintah segera memberikan solusi.
Lantaran kebutuhan pokok saat ini, mulai mengalami kenaikan terlebih kondisi pandemi yang belum usai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/penjual-tahu-tempe-di-pasar-pamarayan-kabupaten-serang.jpg)