Breaking News:

Geger Kasus Rebutan Lahan di Kosambi Tangerang Berujung ke Persidangan, Sampai Hadirkan Ahli

Sidang perkara gugatan sengketa lahan di Salembaran Jaya, Kosambi, Kabupaten Tangerang, kembali digelar.

Editor: Glery Lazuardi
Humas Kemnaker
Ilustrasi Sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten 

TRIBUNBANTEN.COM - Sidang perkara gugatan sengketa lahan di Salembaran Jaya, Kosambi, Kabupaten Tangerang, kembali digelar.

Sidang itu digelar di ruang sidang Pengadilan Negeri Tangerang, pada Selasa (22/2/2022).

Di sidang ini, majelis hakim mendengarkan keterangan ahli.

Ahli yang dihadirkan yaitu ahli Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Budi Nurtjahyono.

Budi Nurtjahyono mengatakan kepemilikan hak atas tanah yang sah dan diakui negara adalah sertifikat.

"Itu (sertifikat,-red) tertinggi di republik ini, tidak ada yang lain. Mudah-mudahan syarat itu bisa ditangkap oleh semua pihak bahwa girik hanya menunjukkan siapa pembayar pajak," kata Budi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (22/2/2022).

Baca juga: Semakin Populer, Haji Faisal Mengaku Kewalahan Melakukan Endorse: Agak Kaku Saya

Perkara ini merupakan perseteruan kepemilikan tanah antara Tonny Permana dengan Ahmad Ghozali, dimana Ahmad Ghozali diduga melakukan melakukan pengerusakan dan penyerobotan lahan milik Tonny Permana dan pemalsuan dokumen.

Sebaliknya, Ahmad Ghozali mengklaim lahan seluas 2 Ha di pantai utara Tangerang itu adalah miliknya.

Dalam perkara tersebut, Tonny Permana menegaskan bahwa dirinya merupakan pemegang Sertifikat Hak Milik (SHM).

Sementara Ahmad Ghozali diduga mengambil alih lahan hanya dengan berpegang dokumen girik yang diduga palsu dan akta jual beli (AJB) tahun 2011 .

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved