Breaking News:

Surat Edaran Menag Soal Volume Toa Masjid Ditolak Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bekasi

Surat Edaran Menag Soal Volume Toa Masjid Ditolak Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bekasi

Editor: Ahmad Haris
Youtube Kemenag RI
Menteri Agama Taqut Cholil Qoumas 

TRIBUNBANTEN.COM - Surat Edaran Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang mengatur penggunaan pengeras suara di masjid atau musala ditolah oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi.

"Kabupaten Bekasi menolak surat edaran yang mengatur soal pengeras suara masjid," kata Ketua DMI Kabupaten Bekasi, Imam Mulyana, Sabtu (26/2/2022).

"Karena selama ini juga aman-aman aja, dan damai," lanjutnya.

Dalan surat edaran yang mengatur penggunaan pengeras suara itu, disebutkan penggunaan toa masjid hanya boleh maksimal 100 Db (desibel).

Baca juga: Menag Yaqut Terbitkan Aturan Baru Pelaksanaan Ibadah, Imbas Covid-19 Kembali Melonjak

Menurut Imam, di Kabupaten Bekasi selama ini tidak ada masalah dengan pengeras suara di masjid dan musala.

Termasuk di lingkungan warga nonmuslim.

"Masih banyak yang harus diurusin oleh Menteri Agama, tapi kenapa harus speaker masjid? Emangnya ada perselisihan atau percekcokan di masyarakat? Enggak ada kan."

"Orang yang beragama lain pun saya tanya juga masih nyaman-nyaman aja," ungkapnya.

DMI Kabupaten Bekasi, lanjut Imam, tidak akan menyosialisasikan edaran tersebut ke masjid dan musala.

"Tidak akan saya sosialisasikan edaran Menteri Agama yang mengatur soal pengeras suara masjid, saya abaikan. DMI Kabupaten Bekasi menolak edaran itu," ucapnya.

Imam juga menyayangkan ucapan Menteri Agama ketika berbicara soal aturan pengeras suara masjid dan mencontohkan dengan suara-suara lain yang bisa menimbulkan gangguan.

Baca juga: Sikap Amanda Manopo Lakukan Ini saat Adzan Berkumandang Tuai Sorotan, Warganet: Cantik Luar Dalam

Salah satunya seperti gonggongan anjing.

"Nah itu yang bikin saya sakit hati, kenapa harus begitu. Itu azan kenapa disamakan dengan suara binatang, dengan anjing yang najis."

"Mau dibawa kemana bangsa ini? Umat Islam yang mayoritas tapi tertindas," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bekasi Tolak Surat Edaran Kemenag Terkait Volume Toa Masjid

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved