Breaking News:

Bareskrim Polri: Indra Kenz Tutupi Siapa Pemilik Binomo

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan, mengatakan Indra Kenz, menutupi siapa pemilik platform Binomo

Editor: Glery Lazuardi
Instagram @indrakenz
Indra Kenz 

TRIBUNBANTEN.COM - Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan, mengatakan Indra Kenz, menutupi siapa pemilik platform Binomo yang merugikan masyarakat hingga mencapai Rp3,8 miliar itu.

Untuk diketahui, Indra Kenz telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan investasi melalui aplikasi Binomo.

“(Terkait,-red) Platform Binomo itu, Indra Kenz itu mengatakan dia tidak kenal, dia menutupi,” kata Whisnu di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: Rumah Mewah Indra Kenz Diincar Polisi untuk Disita, Nasib Crazy Rich Medan Ini Bakal Sengsara?

Menurut dia, penyidik meyakini Indra Kenz memiliki keterkaitan dengan orang di balik aplikasi opsi biner atau judi online tersebut.

Termasuk mengenal siapa pemilik platform tersebut. Hanya saja Indra Kenz menutupinya.

Whisnu menuturkan memang menjadi hak tersangka untuk diam atau tidak membongkarnya. Penyidik pun, kata dia, tidak bisa memaksa.

Walau begitu, Whisnu menegaskan penyidik akan terus berupaya mengungkapnya dengan melakukan pendalaman kepada pihak-pihak yang terkait dengan Indra Kenz.

“(Dia) menutupi, bagaimana dia (Indra Kenz) terima uang kalau dia tidak tahu, memang uang dari langit, dia bisa kaya begitu,” ujar Whisnu.

Baca juga: Pengusutan Keterlibatan Affiliator Kasus Binomo, Polisi Pastikan Tak Hanya Berhenti di Indra Kenz

Whisnu mengatakan pihaknya akan terus mendalami siapa pemilik platform Binomo tersebut.
Aplikasi itu diduga digerakkan oleh orang yang berada di Indonesia, tetapi servernya berada di luar negeri.

“Kami akan dalami lagi siapa pemain dibalik itu. Jadi ada nama, ada tokoh lagi di belakang itu. Kami akan ungkap, siapa orang dekatnya, siapa yang menerima uang itu,” ujar Whisnu.

Sebelumnya pengacara Indra Kenz, Wardaniman Larosa menyebutkan, kliennya akan kooperatif membantu penyidik untuk mengungkap siapa pemilik platform Binomo.

“Kami kooperatif ya, karena terus terang saudara Indra Kenz tidak mengenal dan tidak tahu siapa saja pemilik platform Binomo. Justru dengan ditangkap ataupun diketahui siapa pemilik platform Binomo justru saudara Indra Kenz menguntungkan,” kata Warda pada Kamis (24/2/2022).

Seperti diberitakan KOMPAS.TV sebelumnya, Indra Kenz yang juga merupakan influencer (pemengaruh) yang menjadi afiliator aplikasi investasi bodong Binomo.

Ia dijuluki warganet sebagai 'crazy rich' atau orang kaya yang bergelimang harta dari Medan.

Indra Kenz mengakui sempat keliru saat menyampaikan bahwa aplikasi trading binary option atau perdagangan opsi biner itu legal alias memiliki izin resmi dari badan pengawasan keuangan di Indonesia tahun 2019.

Baca juga: Pernah Sesumbar Tuhan Binggung Rampas Hartanya, Indra Kenz Terancam Dimiskinkan, Ini Daftar Aset

Binomo merupakan salah satu aplikasi trading yang diblokir oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Tulisan ini sudah tayang di kompas.tv berjudul Indra Kenz Disebut Tutupi Pemilik Binomo, Polisi: Memang Dia Terima Uang dari Langit Bisa Kaya Gitu

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved