Breaking News:

Benarkah Data Wajib Pajak Bocor, Bagaimana Lapor SPT Tahunan? Ini Faktanya

Akun Darktracer mengungkap lebih dari 49.000 credential user bocor yang dipakai untuk masuk ke dalam situs web pemerintahan.

Editor: Glery Lazuardi
Indonesia.go.id
Ilustrasi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Rencana penggabungan NPWP dengan NIK sudah dalam peta jalan menurut Kementerian Keuangan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Akun Darktracer mengungkap lebih dari 49.000 credential user bocor yang dipakai untuk masuk ke dalam situs web pemerintahan.

Menanggapi isu ini, pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memastikan data Ditjen Pajak termasuk data wajib pajak yang disimpan akan berada dalam kondisi aman.

Selain itu, data dapat diakses sebagaimana biasanya.

Adapun soal kebocoran data, diduga berasal dari perangkat pengguna (user) yang terinfeksi malware.

Baca juga: Kolaborasi Bank Indonesia Banten-DJP Banten: Jaga Nilai Rupiah dan Sukseskan Penerimaan Pajak

Dalam keterangan resminya, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor, mengatakan berdasarkan investigasi, situs web milik DJP dipastikan aman dan dapat diakses sebagaimana biasanya.

"Kebocoran data justru diduga berasal dari perangkat user yang terinfeksi malware kemudian digunakan untuk masuk ke dalam situs pemerintahan,” ujarnya.

Neil mengatakan, kebocoran ini sebenarnya disebabkan dari sisi pengguna. Untuk itu Ia menyarankan agar pengguna situs web pajak.go.id dan wajib pajak secara luas segera mengganti kata sandi (password) dengan kata sandi yang lebih kuat dan aman agar tidak mudah diretas.

Selain itu, wajib pajak perlu juga memasang antivirus terbaru di perangkat masing-masing dalam upaya menghindari infeksi malware.

Demi keamanan bersama, dia mengimbau pengguna dan seluruh wajib pajak untuk segera mengganti password untuk login di situs web pajak.go.id dengan password yang lebih kuat dan kemudian menggantinya secara berkala.

Baca juga: Ini Cara Lapor SPT Pajak secara Online, Akses DJP Online di dpjonline.pajak.go.id

"Selain itu, pastikan juga antivirus yang terpasang sudah paling mutakhir,” pungkas Neilmaldrin.

Tulisan ini sudah tayang di kontan.co.id berjudul Lebih dari 49.000 Credential User Diduga Bocor, Ini Penjelasan Ditjen Pajak Kemenkeu

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved