Breaking News:

Virus Corona

Saat FK UGM Menguji Sampel Covid-19, Ternyata Ditemukan Varian Omicron Siluman di Yogyakarta

Dari 47 sampel yang diperiksa, sebanyak 39 terkonfirmasi Omicron dan 8 merupakan varian delta.

Kompas.com/Kristianto Purnomo
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor saat melakukan uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM menemukan Omicron siluman di Yogyakarta.

FKKMK menemukan tujuh sampel subvarian SARS-CoV-2 B.1.1.520 atau Omicron BA.2 atau sering disebut Son of Omicron.

Tujuh sampel itu dilakukan setelah Whole Genome Sequencing (WGS).

Ketua Kelompok Kerja Genetik UGM, Gunadi, mengatakan WGS dilakukan terhadap 47 sampel Covid-19 yang dikirim ke laboratorium FKKMK UGM.

Baca juga: Waspada, Sudah 330 Kasus Omicron Siluman di Indonesia, Gejala Ringan Tapi Berbahaya Menular Cepat

"Varian BA.2 ditemukan berdasarkan pemeriksaan pada awal Februari, sampel yang diperiksa sebanyak 47 sampel," katanya saat dihubungi, Kamis (3/3/2022).

Dari 47 sampel yang diperiksa, sebanyak 39 terkonfirmasi Omicron dan 8 merupakan varian delta.

Setelah ditemukan 39 sampel terkonfirmasi Omicron, FKKMK UGM melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui terdapat 7 sampel merupakan BA.2, dan sisanya BA.1 atau bentuk dominan dari varian Omicron.

"Total BA.1 sebanyak 32 sampel dan BA.2 sebanyak 7 sampel," ucap Gunadi.

Sekda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kadarmanta Baskara Aji, mengaku kesulitan mencegah kerumunan di tengah merebaknya varian virus corona Omicron Siluman.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved