Breaking News:

Banjir di Serang

455 Hektar Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir, Potensi Kerugian Capai Miliaran Rupiah

455 Hektar Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir, Potensi Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Puluhan hektar sawah rusak usai direndam air banjir. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang mencatat sebanyak 455 hektar sawah yang sudah ditanami padi,
terendam banjir sejak Selasa (1/3/2022).

Kepala Distan  Kabupaten Serang Zaldi Duhana mengatakan, umur tanaman padi tersebut berkisar antara 9-95 hari.

Dengan varietas yang ditanam yakni Melongga, lokal, Inpari dan Ciherang.

Baca juga: Puluhan Hektar Sawah Siap Panen di Kramatwatu Rusak Usai Terendam Banjir

"Jika melihat lokasi dan luasan banjir memang didominasi banjir dari daerah yang berbatasan dengan badan air," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (5/3/2022).

Menurutnya, sebagian besar wilayah terdampak memang banjir sifatnya tahunan. Lantaran mengalami pergantian cuaca dengan curah hujan tinggi.

Maka dari itu, pihaknya menyarankan untuk mengurangi overrun air ketika mengalami curah hujan dengan intensitas tinggi.

"Perlu dipetakan lokasi yang menggambar pembuangan dan dibuatkan modeling simulasi aliran air bila terjadi curah hujan tinggi," katanya.

Hal tersebut dilakukan agar dapat mengantisipasi kejadian banjir, yang dapat mengakibatkan puso atau gagal panen.

Dan untuk potensi puso, pihaknya mengatakan masih dalam pemantauan dan pengamatan.

Sawah yang terendam banjir diatas lima hari maka padi tersebut memiliki potensi terjadinya puso.

Baca juga: Akibat Banjir di Baduy, Puluhan Karung Gabah dan Lahan Pesawahan Milik Warga di Bojongmanik Terendam

Sedangkan untuk potensi kerugian jika terjadi puso di angka 50 persen.

Dari total sawah yang terendam yakni sekitar 1.955 maka kerugian kurang lebih mencapai Rp1,1 miliar.

Sementara itu, beberapa per sawahan yang terendam banjir diantaranya di Kecamatan Kramatwatu 35 hektar, Kecamatan Padarincang 135 hektar, Kecamatan Mancak 186 hektare, Kecamatan Pamarayan 8 hektar, Kecamatan Cikeusal 19 hektare.

Serta Kecamatan Gunungsari 5 hektare, Kecamatan Pabuaran 1,5 hektare, dan Kecamatan Cinangka 60 meter. Dengan total 455 hektar.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved