Breaking News:

Silaturahmi Jawara dan Ulama Sukses Digelar di Kabupaten Tangerang, Ada Lomba Silat dan MTQ

Silaturahmi Jawara dan Ulama Sukses Digelar di Kabupaten Tangerang, Ada Lomba Silat dan MTQ

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
Dok. Bayu Lesmana
Acara Silaturahmi Jawara dan Ulama Sukses Digelar di Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KABUPATEN TANGERANG - Seminar dan edukasi pusaka nusantara (Indonesia Cultural Wepon) TTKKDH Tangerang dan golok pedang sepuh Nusantara sukses digelar selama dua hari, yakni pada Sabtu-Minggu (5-6/3/2022).

Ketua Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN) Teguh Cahyadi mengatakan, kegiatan itu digelar dalam rangka seminar festival Si Jalu (Silaturahmi Jawara dan Ulama).

Kegiatan ini dilangsungkan dalam rangka memperebutkan piala bupati Tangerang, piala Kecamatan Cisoka dan piala Ketua Umum DPP Kesti TTKDH.

Baca juga: Kunjungi Pesantren-Pesantren di Lebak-Pandeglang, Haji Syafruddin Temui Para Ulama di Banten

Acara dimeriahkan dengan MTQ, silat dan edukasi pusaka bersama pelestari golok pedang sepuh Nusantara.

"Sudah selesai lomba silat dan MTQ-nya secara virtual," ujarnya pada TribunBanten.com.saat dihubungi melalui Whatshapp, Senin (7/3/2022).

"Alhamdulillah acara Si Jalu berjalan lancar. Kami dari Pelestari Golok Pedang Sepuh Nusantara sangat mengapresiasi acara ini, Insya Allah kami akan terus mendukung acara selaturahmi seperti ini," paparnya.

Silaturahmi Jawara Ulama
Silaturahmi Jawara Ulama (Dok. Bayu Lesmana)

Teguh berharap, agar masyarakat dan kalangan muda tidak takut untuk ikut serta menjaga, dan merawat senjata pusaka peninggalan leluhur berupa golok dan pedang.

"Golok dan Pedang, merupakan simbol perjuangan pada masa lampau," katanya.

Selain itu, Guru besar Kesti TTKKDH Kabupaten Tanggerang, Bayi Sunani mengaku kegiatan itu dilaksanakn dalam rangka memperingati milda ke 7 Sijalu Tangerang.

Baca juga: Atraksi Pencak Silat Meriahkan Acara Pelantikan dan Rakernas DPP KESTI TTKKDH 2021

Bayi mengaku senang lantaran bisa berkumpul kembali, dan bersilaturahmi dengan Si Jalu Tangerang walaupun dalam masa pandemi Covid-19.

"Acara ini mengikuti aturan pemerintah untuk protokol kesehatan, acara dimulai dari perlombaan silat seni tradisional  dan MTQ tingkat pelajar se Tangerang Raya, dan juga ada edukasi pusaka untuk generasi muda, para peserta silat dan MTQ," paparnya.

Ia berharap, agar generasi muda bisa tahu makna sejarah, dan arti pusaka sebagai warisan nusantara.

"Semoga acara ini menciptakan generasi muda-mudi yang berprestasi, berakhlak dan cinta akan budaya warisan leluhurnya," harapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved