Breaking News:

Bikin Merinding, Beredar Potret Mayat Dikubur Massal di Ukraina, Sebanyak 1.200 Warga Sipil Tewas

Foto-foto mengerikan menunjukkan mayat warga Ukraina dimasukkan ke dalam kantong mayat dan dikubur secara massal.

dailymail.co.uk
Pejabat Ukraina mengatakan sedikitnya 1.200 warga sipil tewas menjadi korban keganasan militer Rusia yang menginvasi Ukraina. 

TRIBUNBANTEN.COM - Lebih dari 1.200 warga sipil di Mariupol, Ukraina, tewas dalam pengepungan sembilan hari oleh pasukan Rusia.

Sementara pejabat Ukraina mengatakan, setidaknya adalah 17 orang terluka di rumah sakit bersalin dan anak-anak akibat serangan udara Rusia.

Baru-baru ini beredar potret yang memperlihat sejumlah mayat warga Ukraina bertebaran di jalanan.

Baca juga: Kirim Bantuan ke Ukraina, China Sebut NATO Dorong Ketegangan Rusia-Ukraina ke Titik Puncak

Mayat- mayat itu dimasukkan ke dalam kantong dan dikubur massal setelah pasukan Presiden  Rusia Vladimir Putin menembaki sebuah rumah sakit anak-anak di  Ukraina.

Gambar grafis menunjukkan pekerja kamar mayat menggali parit sepanjang 25m di salah satu kuburan tua di kota pelabuhan Mariupol,  Ukraina, yang terkepung.

Para pakerja itu kemudian mendorong mayat yang dibungkus karpet atau tas di tepinya ke liang lahat.

Kota Mariupol Digempur Rusia

Gambar grafis menunjukkan pekerja kamar mayat menggali parit sepanjang 25 m di salah satu kuburan tua di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina, yang terkepung. Mereka kemudian mendorong mayat yang dibungkus karpet atau tas ke dalam liang lahat.
Gambar grafis menunjukkan pekerja kamar mayat menggali parit sepanjang 25 m di salah satu kuburan tua di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina, yang terkepung. Mereka kemudian mendorong mayat yang dibungkus karpet atau tas ke dalam liang lahat. (dailymail.co.uk)
Pekerja kamar mayat memindahkan mayat ke dalam kantong plastik di pinggiran Mariupol, Ukraina, 9 Maret 2022. Pekerja kamar mayat menggali parit sepanjang 25m di salah satu kuburan tua di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina,  kemudian mendorong mayat yang dibungkus karpet atau tas ke dalam liang lahat.
Pekerja kamar mayat memindahkan mayat ke dalam kantong plastik di pinggiran Mariupol, Ukraina, 9 Maret 2022. Pekerja kamar mayat menggali parit sepanjang 25m di salah satu kuburan tua di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina, kemudian mendorong mayat yang dibungkus karpet atau tas ke dalam liang lahat. (dailymail.co.uk)
Seorang pekerja kamar mayat duduk di atas kantong mayat sebelum diangkut ke pinggiran Mariupol, Ukraina, 9 Maret 2022. Perang Rusia Vs Ukraina telah menewaskan ribuan warga sipil.
Seorang pekerja kamar mayat duduk di atas kantong mayat sebelum diangkut ke pinggiran Mariupol, Ukraina, 9 Maret 2022. Perang Rusia Vs Ukraina telah menewaskan ribuan warga sipil. (dailymail.co.uk)

Baca juga: Buru-buru Lakukan Invasi Ukraina, Presiden Putin Diisukan Menderita Kanker Ganas, Berikut Faktanya!

Tanah berguncang lebih dari satu mil jauhnya ketika kompleks Mariupol dilanda serangkaian ledakan yang menghancurkan jendela dan menghancurkan sebagian besar bagian depan sebuah bangunan.

Polisi dan tentara bergegas ke tempat kejadian untuk mengevakuasi korban, membawa seorang wanita hamil dan berdarah di atas tandu.

Wanita lain meratap sambil memeluk anaknya. Di halaman, mobil hancur terbakar, dan kawah ledakan diperpanjang setidaknya dua lantai.

Volodymir Nikulin, seorang pejabat tinggi polisi regional, menuduh rezim Vladimir Putin melakukan kejahatan perang 'besar' 'tanpa pembenaran apa pun'.

Pemerintahan Joe Biden mengutuk serangan 'biadab' itu, sementara PBB dan Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan tidak ada rumah sakit yang 'harus pernah menjadi target'.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menulis di Twitter bahwa ada 'orang-orang, anak-anak di bawah reruntuhan' dan menyebut serangan itu sebagai 'kekejaman'.

Baca juga: Rusia Rekrut Warga Suriah Jadi Tentara Bayaran di Ukraina, Ternyata Segini Upahnya

Video yang dibagikan oleh pemimpin masa perang yang berubah menjadi komik itu menunjukkan lorong-lorong yang dicat dengan ceria dipenuhi dengan logam bengkok.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved