Breaking News:

Virus Corona

Cerita Petugas Lab Khawatir Kehilangan Pekerjaan Setelah Tes Antigen dan PCR Dihapuskan

Pelaku perjalanan hanya menunjukkan sudah vaksin dua kali dan booster.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Penumpang di Terminal 3 Kedatangan Domestik Bandara Soekarno-Hatta yang dilakukan swab antigen secara acak saat kembali dari mudik, Senin (17/5/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Diaz mengaku khawatir uji usap Covid-19 mulai sepi.

Pemerintah baru saja mengeluarkan aturan baru bagi pelaku perjalanan dalam dan luar negeri yang tidak perlu tes swab antigen dan PCR.

Pelaku perjalanan hanya menunjukkan sudah vaksin dua kali dan booster.

"Kalau dibilang takut kehilangan pekerjaan, ya takut. Tapi kita berpikir positif saja," kata Diaz, petugas lab klinik swab test antigen dan PCR di Tangsel, Selasa (8/3/2022).

Menurut dia, biasanya per hari ada 30 orang yang uji usap Covid-19.

Baca juga: PCR dan Antigen Dihapus, Selama Maret 2022 Belum Ada Masyarakat Tes Covid-19 di RS Bhayangkara

Namun, pada pekan ini, baru 10 orang yang melakukan tes.

"Di grafik menurun sekali, hari ini saja baru dua orang," ujarnya.

Dia khawatir sepinya uji usap Covid-19 berimbas pada penurunan pendapatan klinik hingga mengancam pekerjaannya.

Meski dihantui rasa ketakutan akan kehilangan mata pencahariannya, pemuda lulusan keperawatan itu tetap memiliki motivasi untuk dapat terus berkarier di bidang kesehatan.

Apalagi klinik tempatnya bekerja saat ini telah mengatur konsen berjalannya usaha di tengah terancamnya bisnis swab test antigen dan PCR covid-19.

Diaz (23) tenaga laboratorium di Klinik Swab Tes Antigen dan PCR Covid-19 di Ruko Emerald Boulevard, Parigi, Pondok Aren, Kota Tangsel, was-was jadi pengangguran.
Diaz (23) tenaga laboratorium di Klinik Swab Tes Antigen dan PCR Covid-19 di Ruko Emerald Boulevard, Parigi, Pondok Aren, Kota Tangsel, was-was jadi pengangguran. (Warta Kota/Rizki Amana)
Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved