Breaking News:

3 Fakta Gelombang PHK Massal Kurir oleh SiCepat, Kirim Hampir 3 Juta Paket Sehari

PT SiCepat Ekspres, perusahaan layanan pengiriman barang, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ratusan kurir. Berikut sederet fakta

Editor: Glery Lazuardi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Seorang buruh PT Victory Chingluh, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang memposting foto dan menuai sorotan dari masyarakat. 

TRIBUNBANTEN.COM - PT SiCepat Ekspres, perusahaan layanan pengiriman barang, melakukan pemutusan hubungan kerja ( PHK) kepada ratusan kurir.

Berikut sederet fakta PT SiCepat Ekspres Indonesia PHK Massal:

Diungkap Akun Twitter

Baca juga: Puluhan Satpam Perumahan Puspitek Tangerang Gelar Aksi Demo, Gegara 39 Orang di PHK Sepihak

Upaya PHK massal itu diungkapkan oleh sebuah akun Twitter dengan bernama @arifnovianto_id.

Melalui cuitannya, Arif menyebutkan, SiCepat telah memangkas 365 kurir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek.

"GELOMBANG PHK massal tengah dilakukan SiCepat. Di Jabodetabek ada sekitar 365 kurir yg dipecat," tulis Arif, dikutip Senin (14/3/2022).

Tanda Tangan Surat Pemunduran Diri

Bukan hanya itu, Arif bilang, dalam proses pemangkasan itu SiCepat meminta kurirnya untuk menandatangani surat pengunduran diri, bukan PHK.

Menurutnya, hal itu dilakukan guna menghindari kewajiban yang perlu dibayarkan SiCepat kepada kurir.

"Mereka disodori surat pengunduran diri. Tujuannya, agar perusahaan tidak membayar pesangon dan hak-hak lainnya bagi kurir. Beberapa kurir yang di-PHK dipilih yang berstatus pekerja tetap," tulis Arif.

Baca juga: Program JKP Dapat Uang Tunai, Perusahaan Tetap Wajib Bayarkan Pesangon Pekerja Kena PHK

Untuk mendukung pernyataannya, Arif juga mengunggah gambar berisikan sebagian isi surat pengunduran diri dari SiCepat.

Lebih lanjut Arif mengatakan, gelombang PHK sebenarnya sudah mulai dilakukan SiCepat sejak 3 bulan.

Kurir Tempuh Jalur Hukum

Sejumlah kurir yang dipecat pun tengah menempuh jalur hukum untuk menggugat keputusan itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved