Breaking News:

Virus Corona

Muncul Deltacron, Gabungan Omicron dan Delta Menghantui, Sedang Diselidiki Gejala dan Keparahannya

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di medRxiv, varian Covid Deltacron menggabungkan protein spike varian Omicron dengan tubuh varian Delta.

Kompas.com/Kristianto Purnomo
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor saat melakukan uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sejumlah negara di Eropa melaporkan adanya infeksi virus dari gabungan dua varian yang mendapatkan perhatian World Health Organization (WHO).

Varian rekombinan Omicron dan Delta itu dikenal sebagai Deltacron.

Mengutip Express, Senin (14/3/2022) Deltacron adalah varian rekombinan yang berarti memiliki fitur dari dua varian Delta dan Omicron.

Akan tetapi, sejauh ini hanya sedikit kasus infeksi Covid Deltacron yang muncul di Inggris.

Baca juga: Omicron Siluman Mulai Dominan di Indonesia, Menkes: BA.2 Sebabkan Kematian Tinggi di Hong Kong

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di medRxiv, varian Covid Deltacron menggabungkan protein spike varian Omicron dengan tubuh varian Delta.

Deltacron tengah menghantui dan masih terus diselidiki para ahli terkait gejala dan keparahannya.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Dr Zubairi Djoerban SpPD KHOM mengatakan kemungkinan varian Deltacron tidak lebih berbahaya dibandingkan Omicron.

Sejauh ini belum bisa dipastikan bahaya dan tingkat penularan varian Covid-19 Deltacron.

"Jumlah kasusnya masih amat sedikit," katanya.

Kekhawatiran atas varian baru ini akan menyebabkan penyakit Delta yang parah dan menyebar secepat Omicron.

Adapun varian Delta mulai menyebar ke seluruh Amerika Serikat (AS) pada akhir musim panas dan awal musim gugur 2021.

Strain baru ini telah menunda kembalinya negara tersebut ke situasi normal.

Kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) merilis delapan gejala varian Delta yang harus diperhatikan, meliputi:

Baca juga: Waspada, Sudah 330 Kasus Omicron Siluman di Indonesia, Gejala Ringan Tapi Berbahaya Menular Cepat

  • Demam dan kedinginan
  • Sakit tenggorokan atau batuk
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Kehilangan indera penciuman
  • Kehilangan indera perasa
  • Gejala seperti flu biasa

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved