Breaking News:

Selama Ramadan 1443 Hijriah, Begini Aturan Rumah Makan atau Restoran di Kota Serang

Pihak Pemerintah Kota Serang mengatur aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS
Ilustrasi warung pecel lele 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Pihak Pemerintah Kota Serang mengatur aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Upaya pengaturan aktivitas masyarakat itu tercantum di Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang Nomor 2 Tahun 2010.

Salah satu aturannya menyebutkan "Setiap pengusaha restoran dan rumah makan dan warung pedagang makanan dilarang menyediakan tempat dan melayani orang menyantap makanan dan minuman pada siang hari selama ramadan"

Jika merujuk pada aturan itu, maka pihak Pemerintah Kota Serang akan mengatur jam operasional rumah makan selama Ramadan.

Hal ini dibahas di dalam acara halaqoh keagamaan ulama dan umaro se-Kota Serang di Hotel Wisata Baru, pada Kamis (24/3/2022).

Baca juga: Wali Kota Serang: Umat Islam Boleh Tarawih Berjamaah di Masjid

"Nanti kesimpulan dan hasilnya dengan unsur forkopimda dan ulama umaro, hasil kesepakatannya disampaikan dengan pa wali dan akan dituangkan dalam surat edaran, krmudian ditandatangani oleh Kemenag, MUI dan Walikota," ujar Asisten Daerah (Asda) 1 Kota Serang, Subagyo, saat ditemui di lokasi, Kamis (24/3/2022).

Selain itu, dia mengimbau, agar Baznas menyediakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap-tiap masjid.

"Saya ingin agar setiap masjid ada UPZ," jelasnya.

Upaya itu, kata dilakukan agar pengelolaan zakat lebih akuntabel, tertib dan tepat sasaran.

"Sehingga bisa termonitor zakat yang dibayarkan oleh warga Kota Serang, lebih baik dikelola agar manfaatnya lebih terasa," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved