Breaking News:

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang saat Ramadan, 93 % Daerah di Level 1 dan 2

Pemerintah mengumumkan status terkini penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Editor: Glery Lazuardi
(Dokumentasi Humas Kemenko Marves)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan saat memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19, di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah mengumumkan status terkini penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) Jawa-Bali.

Saat ini, tidak ada kabupaten/kota berstatus level 4 dalam periode perpanjangan PPKM.

"Tidak ada kabupaten berada di level 4, 93 persen kabupaten/kota di Jawa Bali sudah berada di level 1 dan 2. Hanya 9 kabupaten/kota di level 3," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (4/3/2022).

Baca juga: Kapasitas Tempat Ibadah di Daerah PPKM Level 1 Boleh 100%, Simak Rinciannya

Nantinya, kata dia, detail terkait status level PPKM di daerah Jawa-Bali ini akan diatur dalam Instruksi Mendagri (Immendagri) yang akan terbit pada hari ini.

Luhut tidak menjelaskan status PPKM di wilayah aglomerasi Jabodetabek apakah masih di Level 2 atau turun ke Level 1.

Untuk diketahui, pada masa PPKM Jawa-Bali pada 22 Maret-4 April 2022, sebanyak 39 provinsi berada di level 3, kemudian 83 provinsi di level 2, dan 6 provinsi level 1.

Baca juga: Daftar Wilayah PPKM Level 2 dan 3 di Banten hingga 4 April 2022

Pada bulan Ramadan ini kondisi pandemi Covid-19 semakin terkendali yakni kasus harian turun hingga 97 persen dibandingkan puncak kasus Omicron beberapa waktu lalu.

"Kasus aktif turun secara nasional turun hingga 83 persen," tambahnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved