Varian Baru Covid-19 Muncul, XE Lebih Cepat Menular dari Omicron, Bahayakah?

Belakangan ini, muncul Covid-19 varian Omicron XE. Varian Omicron XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari 2022.

Editor: Glery Lazuardi
Financial Express via Tribunnews
Ilustrasi Covid-19 - Breaking news Update jumlah pasien virus corona atau Covid-19 di Indonesia yang tercatat hingga Senin (7/3/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Belakangan ini, muncul Covid-19 varian Omicron XE.

Varian Omicron XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari 2022.

Terbaru sudah lebih dari 600 kasus varian Omicron XE sejak ditemukan.

Meskipun di Inggris terjadi peningkatan kasus Covid-19, namun varian Omicron XE ini tidak memperlihatkan adanya lonjakan yang signifikan.

Baca juga: Muncul Varian Covid-19 XE, Penularan Lebih Tinggi Dibandingkan Omicron Siluman

"Kalau kita lihat sub varian XE ini terdeteksi pertama kali di Inggris pada sampel di 19 Januari 2022, dan memang kalau kita lihat (angka kasus) tidak sampai 1.000 melainkan di angka lebih dari 600-an," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes sekaligus Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi, dalam program Sapa Indonesia Pagi, KompasTV, Rabu (6/4/2022).

"Kalau kita lihat angka di Inggris walaupun terjadi peningkatan kasus tidak terjadi lonjakan yang disignifikan," ucapnya.

Diketahui, varian XE merupakan rekombinasi dari varian omicron asli, BA.1 dan subvarian BA.2 yang sering disebut sebagai omicron siluman.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut tingkat penularan Omicron XE sekitar 10 persen lebih tinggi dari Omicron BA.2.

Baca juga: Pria 61 Tahun Nekat Suntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 87 Kali, Rela Suntik Lebih dari 3 Kali Sehari

Namun, tentunya temuan awal tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut oleh peneliti.

Tak hanya di Inggris, bahkan kini varian XE ditemukan di negara tetangga, Thailand, meski demikian Nadia menegaskan bahwa varian tersebut belum terdeteksi di Indonesia.

"Walaupun BA.1 dan BA.2 sudah ditemukan di kita, namun gabungannya saat ini belum, semoga saja kita tidak mendeteksinya. Kalaupun mendeteksinya, sama seperti negara lain, diharapkan tidak memberikan dampak ataupun tingkat keparahan," ujarnya.

Tulisan ini sudah tayang di kompas.tv berjudul Muncul Varian Omicron XE yang Lebih Menular, Apakah Bisa Picu Lonjakan Kasus? Ini Kata Kemenkes

Omicron XE Variant Appears More Contagious, Can It Trigger Cases? This is what the Ministry of Health said

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved