Breaking News:

2 Buron Robot Trading DNA Pro Sembunyi di Hotel Bintang 5, Punya Downline Rp 330 M

Dua tersangka kasus robot trading DNA Pro dengan omzer downline Rp 330 Miliar diamankan aparat kepolisian.

Editor: Glery Lazuardi
snopes.com
ilustrasi penjara 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua tersangka kasus robot trading DNA Pro dengan omzer downline Rp 330 Miliar diamankan aparat kepolisian.

Founder Tim Octopus, Jerry Gunandar, dan Co-Founder Tim Octopus, Stefanus Richard ditangkap pada Jumat (8/4/2022) malam.

Mereka ditangkap di salah satu hotel bintang lima di Jakarta Selatan yang diduga menjadi lokasi persembunyian.

Informasi penangkapan itu disampaikan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan.

Baca juga: Dapat Vespa Gratis dari Sosok Ini, Raffi Ahmad Curiga Langsung Singgung Soal Trading: Nanti Bahaya

"Tim penyidik mendapatkan lokasi tempat persembunyian Jerry Gunandar dan Stefanus Richard yang berada di salah satu hotel berbintang lima Jakarta Selatan," kata dia.

"Dan langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka, kemudian dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan,"

Tim penyidik telah melakukan pengembangan kasus robot trading DNA Pro setelah menangkap Co-Founder Tin Rudutz, Rovvy Setiadi, yang juga berstatus tersangka.

Dari hasil interogasi, penyidik mendapatkan petunjuk keberadaan Jerry dan Stefanus.

"Penyidik mendapatkan petunjuk mengenai keberadaan Jerry Gunandar dan Stefanus Richard," ujarnya.

Baca juga: Jadi Korban Trading dan Pernah Kehilangan Uang, Iis Dahlia: Kalau Lagi Rugi Iya Habis Banget

Setelah melakukan pemeriksaan, penyidik kemudian menahan kedua tersangka tersebut.

Selain itu, penyidik melakukan pelacakan aset keduanya bersama PPATK.

"Penyidik akan mengembangkan terus kepada para tersangka lainnya dan bersama-sama PPATK melakukan tracing asset," tambahnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved