Breaking News:

Korupsi Dana Desa Tuk Perkaya Diri, Eks Kades di Kabupaten Serang Terancam 20 Tahun Penjara

Korupsi Dana Desa Tuk Perkaya Diri, Eks Kades di Kabupaten Serang Terancam 20 Tahun Penjara

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Pengungkapan kasus di Mapolres Serang, Senin (11/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Mantan kepala Desa (Kades) Kamaruton, Kecamatan Lebak wangi, Kabupaten Serang, berinisial KJN (54) ditangkap jajaran Unit Tipikor Satreskrim Polres Serang, karena tersandung disangka melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Kasatreskrim Polres Serang AKP Dedi Mirza mengatakan, tersangka merupakan mantan kepala desa Kamaruton periode 2018-2020.

Ia juga menjelaskan, bahwa, Desa Kamaruton menerima anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD di tahun 2018, 2019 dan 2020 dengan total anggaran yang diterima sebesar Rp. 2,1 Miliar.

Baca juga: Ayah dan Anak di Pandeglang Diduga Korupsi Dana Desa Rp 418 Juta, Dituntut 5 Tahun Penjara

"Dari total anggaran yang diterima, disalah fungsikan oleh sang kades dan diduga dikorupsi," ujarnya di Aula Mapolres Serang, Senin (11/4/2022).

Pengendalian pengelolaan keuangan itu, dimulai dari pada saat pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik, maupun non fisik pada Desa Kamaruton.

Tersangka mengendalikan semua kegiatan, dan pengelolaan keuangan dana desa, yang tidak sesuai dengan aturan yang tertera.

Akibatnya memakan kerugian keuangan negara berdasarkan sebesar Rp 546 juta, Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara.

"Modus yang dilakukan oleh pelaku yakni dengan mengendalikan keuangan, dengan cara pengelembungan dana atau mark up," katanya.

Dari hasil keuntungan yang didapat, KJN pergunakan untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau untuk memperkaya diri sendiri.

Baca juga: Rp 400,1 Triliun Dana Desa Sudah Tersalurkan Sejak 2015, Jokowi: Hati-hati, Jumlahnya Tak Sedikit

Tersangka berhasil ditangkap di kediamannya pada Minggu (27/4/2022) di Kampung Kedung Wungu, Desa Kamaruton, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang.

Atas perbuatannya, Pelaku dikenakan Pasal yang dipersangkakan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) Undang - Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dengan ancaman hukuman penjara yakni seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 Miliar.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved