Breaking News:

Ramadan 1443 H

Jelang Tradisi Qunutan, Masyarakat Waringin Kurung Berburu Daging Kerbau di Pasar

Jelang Tradisi Qunutan, Masyarakat Waringin Kurung Berburu Daging Kerbau di Pasar

Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Sopian Sauri
Sejumlah warga sedang membeli daging kerbau. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Menjelang memasuki pertengahan bulan Ramadan, sejumlah masyarakat berburu daging kerbau di pasar Waringin Kurung, Kabupaten Serang.

Daging kerbau menjadi lauk favorit bagi masyarakat Waringin Kurung, untuk diolah menjadi gulai atau semur daging, yang menjadi pendamping ketupat.

Jali (40), pedagang daging kerbau dipasar Waringin Kurung mengatakan, dirinya sudah menghabiskan 1 ekor kerbau berat daging 150 Kilogram.

Baca juga: Qunutan: Tradisi Ketupatan di Pertengahan Hari ke-15 Ramadan, Sebagai Bentuk Ucapan Rasa Syukur

"Habis 1 ekor kerbau Betina dengan berat 150 Kg sampe saya ambil ke rumah lagi 50 Kg. Total habis 200 kg " ucapnya kepada TribunBanten.com saat ditemui di pasar, Sabtu (16/4/2022).

Selain itu, Jali mengatakan, dirinya tidak hanya menjual di pasar Waringin Kurung saja, ada 3 titik pasar yang menjadi lokasi dagangannya, yang diurus oleh karyawannya.

"Saya berjualan di tiga titik Pasar, ada Pasar Kapling, Pasar Kelapa dan Pasar Cigading, jadi saya memotong 3 ekor daging kerbau," ucapnya.

Dirinya mengatakan, sudah membuka lapak dari subuh Pukul 04.00 WIB, dengan Harga jual Rp 160 per 1 Kg.

Ia menuturkan, pembeli daging kerbau mulai ramai pada Pukul 05.00 WIB setalah salat subuh.

Pantauan TribunBanten.com, menjelang malam Qunutan sejumlah masyarakat ramai berbelanja di pasar Waringin Kurung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved