Breaking News:

Tradisi Qunut Bawa Berkah Tersendiri Bagi Penjaja Janur Ketupat di Petir Kabupaten Serang

Tradisi Qunut Bawa Berkah Tersendiri Bagi Penjaja Janur Ketupat di Petir Kabupaten Serang

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Jamani, penjual janur ketupat kasal Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Tradisi qunut tentunya membawa berkah tersendiri bagi para penjaja janur ketupat di Banten pada umumnya.

Hal ini karena masyarakat akan mulai berburu kulit ketupat.

Pada pertengahan puasa di bulan Ramadan, di masyarakat seringkali ada tradisi qunutan.

Tradisi perayaan jika telah melaksanakan ibadah puasa selama 15 hari.

Baca juga: Melihat Dari Dekat Tradisi Qunutan di Banten, Warga Buat 300 Ketupat untuk Berbagi dengan Sesama

Biasanya, dalam tradisi qunut, masyarakat sering merayakannya dengan membuat ketupat dan memasaknya dengan opor ayam atau sejenisnya sebagai menu untuk berbuka puasa atau makan sahur.

Berkah rezeki ini sebagaimana yang dirasakan sejumlah penjaja janur ketupat, di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Serang.

Para penjaja janur ketupat yang berjualan sejak dua hari sebelum qunut itu sudah diserbu pembeli.

Jamani, salah satu pedagang di Pasar Ciruas mengaku meraup untung berkali lipat, dari hasil berdagang janur ketupat.

Pedagang asal Desa Kampung Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang ini mengaku hampir setiap tahun berjualan janur ketupat di beberapa pasar tradisional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved