Breaking News:

Makna Qunutan saat Memasuki Pertengahan Bulan Ramadan Menurut Sekretaris MUI Banten

Makna Qunutan saat Memasuki Pertengahan Bulan Ramadan Menurut Sekretaris MUI Banten

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Pada waktu Qunutan, biasanya masyarakat membuat ketupat. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pada saat memasuki hari ke-15 ibadah puasa di bulan Ramadan, sebagian besar umat Islam di Banten menggelar tradisi qunutan.

Selain identik dengan tradisi membuat ketupat, ternyata tradisi qunutan yaitu membaca doa qunut setelah salat witir.

Tokoh Agama yang juga sebagai Sekretaris Umum MUI Provinsi Banten, Endang Saeful Anwar menjelaskan, bahwa pada saat memasuki hari ke-15 puasa Ramadan.

Sejumlah umat Islam membaca doa qunut, pada saat melaksanakan salat witir.

Baca juga: Tradisi Qunutan yang Identik Dengan Kupat, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Kesultanan Banten

"Setelah salat Tarawih, nanti kita membaca doa qunut pada rakaat terakhir ketika kita melaksanakan salat witir," ujarnya kepada TribunBanten.com saat dihubungi, Minggu (17/4/2022).

Endang mengatakan, bahwa tradisi membaca doa qunut saat salat witir, memiliki dasar yang kuat dalam beragama Islam.

Menurutnya, dalam suatu riwayat yang disampaikan oleh Abu Daud.

Dikatakan bahwa kebiasaan Umar setelah salat tarawih dua puluh rakaat.

Beliau tidak membaca qunut kecuali dalam pertengahan Ramadan dan seterusnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved