Breaking News:

Mudik Lebaran

Hadiah Presiden Joko Widodo untuk Anak-anak, Tak Perlu Hasil Tes PCR dan Antigen saat Mudik Lebaran

Pemerintah berharap anak-anak bisa menikmati mudik Lebaran bersama keluarga tanpa perlu menunjukkan hasil tes Covid-19

TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Para pelajar di SDN 02 Kota Serang menerima vaksinasi Covid-19, pada Rabu (23/2/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah berharap anak-anak bisa menikmati mudik Lebaran bersama keluarga tanpa perlu menunjukkan hasil tes Covid-19.

Baik itu tes PCR maupun antigen.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemudik disyaratkan booster kalau tidak mau tes antigen atau PCR.

"Tapi, booster kan hanya diberikan kepada orang di atas 18 tahun," katanya dikutip dari setkab.go.id, Senin (18/4/2022).

Baca juga: Simak Baik-baik, Polri Pastikan Tak Ada Tilang bagi Pelanggar Ganjil Genap di Tol saat Mudik Lebaran

Menurut dia, Presiden Joko Widodo memutuskan anak-anak dan remaja kalau mau mudik belum di-booster tidak masalah.

"Memang ada dinamika. Kalau anak-anak di bawah 18 tahun bagaimana? Mau di-booster juga belum boleh. Akhirnya diputuskan Bapak Presiden, anak-anak, remaja, kalau mau mudik belum di-booster enggak apa-apa, enggak usah dites antigen," ujarnya.

Keputusan tersebut Presiden ambil setelah pemerintah memperhatikan dinamika yang terjadi di masyarakat terkait kebijakan vaksin penguat atau booster sebagai salah satu syarat mudik.

Anak-anak dan remaja bisa mendampingi orang tuanya untuk mudik Lebaran tanpa perlu tes PCR atau antigen.

Baca juga: Siap-siap 85,5 Juta Orang Diperkirakan Mudik Lebaran 2022, Merak-Bakauheni Jadi Perhatian Khusus

“Asal vaksinasinya sudah dua kali. Jadi, ini hadiah dari beliau (Presiden) kepada anak-anak kita yang keluarganya mau menikmati mudik dengan lebih baik lagi," katanya.

 

Sumber: Kontan.co.id

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved