Breaking News:

Jelang Mudik Lebaran 2022, Basarnas Gelar Simulasi Operasi SAR di Jalan Tol dan Kapal Tenggelam

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar simulasi operasi SAR di tol Cilegon Barat Km 91, dan Pelabuhan Merak Dermaga 6 Eksekutif

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
Sopian Sauri
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar simulasi operasi SAR di tol Cilegon Barat Km 91, dan Pelabuhan Merak Dermaga 6 Eksekutif, pada Rabu (20/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas) menggelar simulasi operasi SAR di tol Cilegon Barat Km 91, dan Pelabuhan Merak Dermaga 6 Eksekutif, pada Rabu (20/4/2022).

Terdapat dua simulasi. Simulasi pertama, kondisi kedaruratan dan membahayakan jiwa manusia karena dehidrasi, jatuh sakit di tol dan kecelakaan beruntun.

Adapun simulasi kedua berupa penanganan kapal tenggelam di Dermaga 6 Eksekutif Pelabuhan Merak.

Simulasi itu sebagai test case kesigapan Basarnas menghadapi kedaruratan saat lebaran, baik pada arus mudik maupun arus balik.

Baca juga: Puncak Arus Mudik di Kota Tangerang Diprediksi Terjadi pada H-10 Lebaran

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, sejumlah tim yang terlibat dalam pelatiahan simulasi, memperagakan dengan baik, bagaimna penanganan yang cepat dan sigap.

Dalam simulasi tersebut, terlihat sebuah kapal helikopter turun untuk membantu mengevakuasi korban kecelakaan di tol dan juga di laut.

Semua tim berkerja sama dengan baik dalam melakukan simulasi tersebut.

Henri Alfiandi, Kabasarnas Marsdya TNI mengatakan, simulasi ini untuk mengukur kesiapsiagaan Basarnas bersama potensi SAR menghadapi kedaruratan pada momentum Lebaran.

"Simulasi penanganan kecelakan atau kondisi yang membahayakan ini, untuk menunjukan kepada masyarakat, kesiap siagaan terhadap crew dan anggota," ucapnya. Kepada awak media saat diwawancara.

Baca juga: Zaskia Gotik Bakal Mudik ke Rumah Mertua, Ungkap Kebiasaan Sirajuddin Mahmud: Iyain Aja Udah

Hal ini merupakan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. yang menggunakan moda trasportasi daratan ataupun lautan.

"Kita memberikan jaminan keselamatan apabila, hal hal terjadi diluar dugaan kita," ucapnya.

Henri menambahkan akan menyiapakan 1 Helikopter Dolphin, untuk disiagakan selama mudik lebaran.

Hal ini siaga khusus Lebaran 2022 pada H-7 hingga H+7, mereka menjamin hingga 10 atau 14 hari kedepan.

"Kita beromitmen siap siaga 1 × 24 Jam, Untuk menjamin keselamatan, rasa nyaman kepada para pe mudik" ucapnya.

Selain itu Henri juga mengatakan, adapun untuk jumlah kapal yang disiagakan khusu dibanten Pelabuan Merak, diperkirakan 6 sampai 7 kapal yang kecil.

"1 kapal tipe 40 meter, yaitu kapal Tetuka, dan diikuti oleh Kapal RIB ( Rigid Inflatable Boat ) dan kapal perahu karet sebanyak 3 kapal. ucapnya.

Baca juga: Telah Dibuka Layanan Mudik Gratis dengan Kapal Laut, Segini Kuota yang Tersedia untuk Mobil & Motor

Henri mengimbau kepada masyarakat, terutama untuk pengguna jalur laut, agar mempersiapan diri dengan baik untuk perjalanan dilaut.

"Apabila terjadi cuaca yang tidak memungkinan, dan kurang nyaman, lebih baik anda tunda terlebih dahulu," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved