Breaking News:

Kisah Konyol Emak-emak Pemudik Ditinggal Bus Gratis: Ini Salah Saya

Sulastri (42), warga Palmerah, dan anaknya terpaksa batal berangkat mudik ke Solo, Jawa Tengah.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Terminal Pakupatan 

TRIBUNBANTEN.COM - Sulastri (42), warga Palmerah, dan anaknya terpaksa batal berangkat mudik ke Solo, Jawa Tengah.

Semula, Sulastri akan berangkat mudik menggunakan bus gratis dari pihak Polda Metro Jaya, pada
Senin (25/4/2022) pagi.

Namun, Sulastri tertinggal bus gratis karena terlambat.

Sulastri mengaku terlambat datang ke lokasi keberangkatan bus di Gelora Bung Karno, karena mengira jam keberangkatan bus akan molor dari jadwal yang ditentukan, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Persiapan Mudik di Pelabuhan Merak: Perbaikan Dermaga 1 Baru 80 %, Diprediksi Beroperasi H-4 Lebaran

Namun, bus yang disediakan oleh Polda Metro Jaya itu ternyata berangkat tepat waktu yakni pukul 08.00 WIB.

"Saya seharusnya berangkat hari ini ke Solo, jadwal keberangkatan 25 April 2022 pagi," ujar Sulastri, Senin.

Dia tampak kebingungan karena sudah tidak ada lagi bus gratis yang dapat mengantarkan ke kampung halaman pada hari ini.

"Ini salah saya sendiri sih, saya kira ngaret. Namanya banyak orang pasti antre kan. Apalagi katanya verifikasi dulu, jadi (mengira) berangkatnya jam 09.00 atau jam 10.00 WIB-an," ungkapnya.

"Tahun-tahun sebelumnya lambat. Saya sudah beberapa kali ikut terus. Ternyata kali ini verifikasinya gampang, begitu datang, langsung naik bus," imbuh Sulastri.

Selain itu, Sulastri datang terlambat karena masih harus mempersiapkan sejumlah barang yang hendak dibawanya ke kampung halaman di Solo.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved