Breaking News:

Kata Bupati Serang Terkait Rencana Pemkot Serang Kirim Surat Menagih Pembayaran Retribusi Sampah

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah buka suara terkait rencana Pemkot Serang yang akan menyurati Pemkab Serang

Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Suasana di TPA Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, Kamis (11/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah buka suara terkait rencana Pemkot Serang yang akan menyurati Pemkab Serang terkait pembayaran retribusi sampah.

"Nanti akan kami bahas bersama," kata Ratu Tatu seusai apel pasukan Operasi Ketupat Maung 2022, Jumat (22/4/2022).

Menurut dia, pembahasan terkait hal itu tidak bisa dibahas sendiri.

Diberitakan TribunBanten.com, Wali Kota Serang Syafrudin akan menyurati Pemkab Serang untuk pembayaran retribusi sampah.

Baca juga: Wali Kota Serang Surati Pemkab Serang soal Retribusi Sampah, Tunggak Pembayaran Rp 3 Miliar

Menurut Syafrudin, retribusi sampah yang belum dibayarkan Rp 3 miliar.

"Retribusi sampah di Kabupaten Serang harus sama dengan Tangerang Selatan," ujar Syafrudin di Pemkot Serang, Kamis (21/4/2022).

Dia berharap di anggaran perubahan, Pemkab Serang sudah membayarkan retribusi.

Awal 2021, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Roni Yurani, mengatakan Pemkab Serang belum membayarkan retribusi sampah ke TPAS Cilowong ke Kota Serang.

Jumlahnya lebih dari Rp 1 miliar.

"Sampah dari Kabupaten Serang tahun 2021 masih terutang sekitar Rp 700 juta atau hampir Rp 1 miliar," katanya.

Sedangkan target retribusi sampah dari Kota Serang sendiri mencapai Rp 5 miliar.

Menurut Roni, Pemkab Serang akan membayarnya pada 2022.

Adapun sampah yang dibuang dari Kabupaten Serang ke TPAS Colowong sekitar 150 ton per hari dan sampah dari Kota Serang 300 ton per hari.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved