Breaking News:

Ini Dia Wajah Pelaku Curanmor di Banten selama Bulan Ramadan, Rampok 36 Sepeda Motor

Dua kelompok pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama Ramadan 2022 diamankan. Dua kelompok curanmor itu beraksi di wilayah Provinsi Banten.

Editor: Glery Lazuardi
warta kota/gilbert sem sandro
Sebagian wajah pelaku curanmor yang berhasil ditangkap Polsek Neglasari. Mereka beroperasi selama bulan Ramadan ini. 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua kelompok pencurian kendaraan bermotor ( curanmor) selama Ramadan 2022 diamankan.

Dua kelompok curanmor itu beraksi di wilayah Provinsi Banten.

Kelompok pertama ditangkap berasal dari Kampung Hamberang, Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.

Adapun untuk kelompok kedua diciduk oleh aparat kepolisian.

Baca juga: Polisi Dibuat Menangis Dengar Curhatan Istri Pelaku Curanmor, Niat Jual Bayinya untuk Biaya Operasi

Kapolsek Neglasari, Kompol Putra Pratama mengatakan, sembilan orang ditetapkan sebagai tersangka, serta barang bukti berupa 17 unit motor berhasil disita oleh Polsek Neglasari dari kelompok tersebut.

"Kelompok curanmor pertama ini yang sementara kami tangkap ada sembilan orang dan telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan peran masing-masing yang terorganisir dan saling mendukung," ujar Kompol Putra Pratama kepada awak media, Rabu (27/4/2022).

"Terdapat tiga pelaku lain yang belum berhasil ditangkap dari kelompok ini dan mereka yang memiliki peran penting sebagai pemetik motor," imbuhnya.

Putera menerangkan, kelompok ke dua yang ditangkap itu disebut dengan kelompok lokal.

"Dari kelompok lokal ini, kami berhasil mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor dan menetapkan 5 orang sebagai tersangka," kata dia.

Menurutnya, dari dua kelompok yang telah digulung tersebut, kelompok asal Hamberang merupakan kelompok yang bergerak dengan licin, dan dinilai telah profesional.

"Dalam satu kali aksi, kelompok Hamberang ini langsung dengan delapan orang sekaligus, dengan menggunakan empat motor yang dilengkapi plat kendaraan palsu," tuturnya.

"Begitu tiba di TKP, mereka langsung menyebar ke empat lokasi berbeda untuk melakukan aksi pencurian dan dalam hitungan detik motor berhasil dicuri, lalu langsung dibawa kabur menuju selatan Banten untuk dijual kepada penadah," ungkap Putra.

Tindakan para pelaku curanmor tersebut, dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 2022.

Pasalnya, banyak masyarakat yang telah dirugikan lantaran kehilangan kendaraan sepeda motor miliknya masing-masing.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved