Breaking News:

Mengenal Sosok Bupati Bogor Ade Yasin yang Terkena OTT KPK, Simak Riwayat Pekerjaan dan Jabatannya

Mengenal sosok Bupati Bogor Ade Yasin terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (27/4/2022) pagi ini.

Editor: Anisa Nurhaliza
KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSAN
Sosok Ade Yasin 

TRIBUNBANTEN.COM - Mengenal sosok Bupati Bogor Ade Yasin terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (27/4/2022) pagi ini.

Diketahui, sang kakak Rahmat Yasin ternyata sudah lebih dulu ditangkap saat masih menjabat sebagai Bupati Bogor.

Saat ini, Rahmat Yasin telah meringkuk di tahanan setelah KPK mengeksekusinya ke Lapas Sukamiskin.

Ade Yasin sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP sejak 2014 hingga 2018.

Saat pemilihan kepala daerah Kabupaten Bogor 2018, Ade Yasin mencalonkan dirinya sebagai calon bupati didampingi calon wakil bupati, Iwan Setiawan.

Baca juga: Kejari Serang Geledah Kantor BPKAD dan Dinkopukmperindag Kota Serang, Usut Kasus Korupsi IKM

Pasangan ini didukung oleh tiga partai politik, yakni PPP, PKB, dan Partai Gerindra, mereka mendapat nomor urut 2.

Ade Yasin memenangkan pemilihan tersebut dan terpilih sebagai Bupati Bogor setelah meraih suara tertinggi sebanyak 912.221 suara atau 41,12 persen mengalahkan empat pasangan calon lainnya.

Perempuan yang lahir di Bogor, Jawa Barat pada tanggal 29 Mei 1968 ini menggantikan bupati sebelumnya yang dijabat oleh Nurhayanti.

Baca juga: Sosok AKBP Wiwin Setiawan Kapolres Lebak yang Baru, Prestasinya Ungkap Kasus-kasus Korupsi dan OTT

Riwayat pekerjaan dan jabatan:

- Advokat (2000-2009)

- Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor (2009-2014)

- Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Bogor (2014-2018)

- Bupati Kabupaten Bogor (2018-sekarang).

Sang kakak, Rahmat sebelumnya divonis 2 tahun 8 bulan penjara atas kasus pemotongan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah dan gratifikasi.

Baca juga: Daftar OTT KPK di Awal 2022: Hakim-Panitera di Surabaya hingga Tiga Kepala Daerah

"Jaksa eksekusi KPK telah melaksanakan putusan PN Tipikor Bandung dengan cara memasukkan terpidana Rachmat Yasin ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama dua tahun dan delapan bulan dikurangi selama berada dalam tahanan," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021) silam.

Uang itu diduga menggunakan uang itu untuk biaya kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif yang diselenggarakan pada tahun 2013 dan 2014.

Selain itu, ia diduga menerima gratifikasi berupa tanah dan mobil.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Sosok Bupati Bogor Ade Yasin, Kena OTT KPK Ikuti Jejak Sang Kakak Rahmat Yasin,

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved