Mudik 2022, Tenaga Kesehatan di Posko Lebaran Siaga 24 Jam
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi, memastikan kesiap siagaan seluruh tenaga kesehatan (nakes) menjelang arus mudik ataupun balik
Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi, memastikan kesiap siagaan seluruh tenaga kesehatan (nakes) menjelang arus mudik ataupun arus balik Lebaran 1443 Hijriyah.
Upaya itu dilakukan untuk melayani para pemudik secara maksimal.
"Tenaga Kesehatan (Nakes,-red) tetap siaga 24 jam di posko pelayanan mudik Lebaran, untuk menghadapi kejadian kegawat daruratan atau kejadian luar biasa lainnya," kata dia, saat ditemui di Pendopo Bupati Serang, Rabu (27/4/2022).
Baca juga: Alami Pusing dan Kelelahan saat Mudik? Cek Lokasi Pos Layanan Kesehatan di Kota Serang Ini
Di setiap posko pelayanan mudik maupun Puskesmas, kata dia, ada tiga orang yang berjaga.
Dua di antaranya Nakes, dan satu pengemudi ambulans yang telah disiapkan.
Sehingga, dalam satu hari ada sekitar 12 orang yang berjaga secara bergantian.
"Yang dimulai pada hari ini, hingga Minggu, (8/5/2022) mendatang, setelah Lebaran," katanya.
Ia juga mengatakan, akan menyiapkan pelayanan vaksinasi disetiap posko utama jalur mudik dan tempat wisata.
Untuk masyarakat yang membutuhkan vaksin khususnya vaksin booster dapat dilakukan di posko mudik.
Jika ada yang kedapatan positif Covid-19, kata Agus, langkah yang dilakukan dengan cara mengirimkan data masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 melalui New Allrecord ke dinas kesehatan setempat.
Kemudian, ditindaklanjuti dengan melakukan pelacakan terhadap masyarakat tersebut setelah berada dikediamannya.
Baca juga: Demi Keamanan, Pemerintah Provinsi Banten Kerahkan 200 Personel untuk Pantau Arus Mudik Lebaran
"Misalnya, ada warga Kabupaten Serang yang berada di Jawa itu terkonfirmasi positif Covid-19, nanti datanya langsung dikirimkan dari sana ke kita. Kemudian, ditindaklanjuti dengan melakukan pelacakan setelah mereka pulang," ujarnya.
Sedangkan, terkait rapid test antigen acak di tempat wisata, Agus mengaku, harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan aparat kepolisian dan TNI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/foto-pendirian-posko-arus-mudik.jpg)