Breaking News:

Diprediksi Sebanyak 1,9 Juta Kendaraan akan Kembali ke Jabodetabek, Polri Siapkan Strategi

Sebanyak 1,9 juta kendaraan diprediksi akan kembali ke Jabodetabek, Polri telah menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi kemacetan tersebut.

Editor: Anisa Nurhaliza
TribunBanten.com/Sopian Sauri
ILUSTRASI KEMACETAN. Potret kemacetan jalur di sekitar Pelabuan Merak, Kota Cilegon, Banten. Kemacetan diperkirakan mencapai 5 hingga 7 Kilometer. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak 1,9 juta kendaraan diprediksi akan kembali ke Jabodetabek setelah menjalankan mudik lebaran 2022.

Polri pun telah menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi kemacetan tersebut.

Dijelaskan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, pihaknya memperkirakan jumlah kendaraan yang akan kembali ke Jabodetabek sekitar 1,9 juta unit.

“Jumlah kendaraan yang akan kembali saat arus balik menuju Jabodetabek dengan memperhatikan kendaraan yang keluar pada arus mudik dengan total sebanyak 1.979.127,” katanya dalam jumpa pers seperti dikutip dari Kompas TV, Rabu (4/5/2022).

Baca juga: Kemacetan Parah di Terjadi Kawasan Wisata Banten Lama, Ratusan Pengendara Motor juga Diguyur Hujan!

Sehingga, strategi untuk menangani kemacetan pun telah dipersiapkan oleh Polri beserta stakeholdernya.

Yang pertama, yakni sistem one way dari KM 414 Gerbang Tol Kalingkangkung sampai dengan KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

Kemudian, menyiapkan dan menyosialisasikan rute alternatif dari Jakarta menuju Bandung ketika pemberlakuan sistem one way.

Lalu, strategi ketiga adalah mengimbau kepada masyarakat agar memakai jalan alternatif dan tidak menunggu penerapan one way selesai.

Baca juga: Akses Menuju Pantai Anyer Via Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon Macet Parah

Keempat, melakukan manajemen tempat istirahat atau rest area yaitu Rest Area Management System (RAMS).

Selanjutnya, masyarakat diimbau agar tidak berhenti di bahu jalan jika tidak dapat beristirahat di rest area.

Strategi selanjutnya yang bakal dilakukan adalah menjamin tersedianya bahan bakar minyak (BBM), bengkel, dan fasilitas-fasilitas lainnya untuk membantu masyarakat ketika mengalami kendala dengan kendaraannya.

“Terakhir, meminimalisir hambatan di rute alternatif, sehingga kapasitas jalan bisa digunakan optimal oleh volume kendaraan yang dialihkan ke ruas-ruas jalan alternatif,” kata Ramadhan.

Baca juga: Banyak Wisatawan Terjebak Macet Parah di Jalur Anyer-Cilegon Malam Ini, Mobil Tak Bergerak 2 Jam!

Sebelumnya, saat arus mudik Lebaran 2022 terjadi, PT Jasa Marga mencata rekor tertinggi lalu lintas kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju tiga arah yaitu timur (Trans Jawa dan Bandung), barat (Merak), serta ke arah selatan yaitu Puncak, Bogor.

Menurut Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, angka tersebut mengalami kenaikan sejumlah 9,5 persen dibanding dengan Lebaran pada tahun 2019.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved