Breaking News:

Waspada Hepatitis 'Misterius' di Banten, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya, Apa Saja?

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang menyerang anak-anak.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Wavebreakmedia
Ilustrasi rumah sakit 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang menyerang anak-anak.

Mulai dari Eropa, Amerika dan Asia sejak 15 April 2022.

Di mana jenis penyakit tersebut belum diketahui penyebabnya (Acute Hepatitis of Unknown Etiology).

Baca juga: Covid-19 Mulai Mereda, Hepatitis Anak Misterius Mulai Serang Anak-anak, Indonesia Paling Banyak

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap mewaspadai penyakit tersebut.

Meskipun untuk wilayah Banten, kata dia, belum ditemukan adanya kasus tersebut.

" Dinas Kesehatan Provinsi Banten, meminta warga Banten untuk waspada akan penyakit hepatitis misterius yang menyerang anak-anak," katanya, dikutip dari percakapan group WhatsApp, Kamis (5/5/2022).

Ia menuturkan bahwa penyakit tersebut belum diketahui penyebabnya.

Namun gejala yang ditemukan pada pasien-pasien ini di antaranya mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.

Oleh karenanya, Dinkes Provinsi Banten mengimbau agar masyarakat untuk berhati-hati.

"Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan dan memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih," katanya.

"Tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan," sambungnya.

Baca juga: Kenali Gejala Hepatitis Akut Misterius yang Sebabkan 3 Bocah di RSCM Meninggal Dunia

Disampaikannya apabila anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak.

Kemudian buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, penurunan kesadaran.

"Segera memeriksakan anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved