Arus Balik Mudik Lebaran

Arus Balik, Terminal Pakupatan Mulai Dipadati Pemudik

Arus Balik, Terminal Pakupatan Kota Serang Provinsi Banten Mulai Dipadati Pemudik

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Aktivitas Arus Balik di Terminal Pakupatan Kota Serang, Sabtu (7/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemudik yang didominasi pejalan kaki, nampak sudah mulai memadati Terminal Pakupatan, untuk kembali ke daerahnya masing-masing saat arus balik mudik Lebaran, pada Sabtu (7/5/2022).

Pantauan TribunBanten.com di lokasi, nampak sejumlah angkutan kendaraan antar provinsi (AKAP) berseliweran tanpa henti di Terminal Pakupatan, Kota Serang.

Serta para pemudik yang berjalan kaki pun sibuk membawa barang bawaannya, dan menaiki kendaraannya.

Baca juga: Mudik Lebaran Tahun 2022: Aktivitas di Terminal Pakupatan Kota Serang Naik 70-80 Persen

Menurut pihak pengurus PO bus, Muksin mengatakan, setidaknya tercatat sejak Sabtu pagi hingga siang kemarin, pihaknya telah memberangkatkan sebanyak enam bus dengan rute Sumatera dan Jawa.

Hingga hari ke-4 lebaran, jumlah penumpang bus yang diberangkatkan telah mencapai sekitar 500 orang.

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat hingga Minggu mendatang.

"Ya, diprediksi puncak arus balik ini sampai Minggu tanggal 8 karena hari libur, sekolah jugakan diperpanjang ya," jelasnya saat di lokasi, Sabtu.

Untuk itu, guna mengantisipasi lonjakan arus balik lebaran, pihak PO bus telah menyediakan sebanyak 30 unit kendaraan bus yang diperuntukkan untuk mengangkut pemudik nanti.

Baca juga: Menteri PANRB Minta ASN Atur Jadwal WFH Setelah Mudik: Mencegah Adanya Pertambahan Kasus Covid-19

Ia juga mengatakan, bahwa hal ini tentunya sangat berbeda dan membawa berkah bagi pengusaha PO bus.

Karena pada saat diperbolehkannya mudik, pendapatannya pun meningkat kurang lebih 50 persen dibandingkan hari biasa.

"Alhamdulillah membawa berkah tahun ini. Karena boleh mudik, semoga ke depannya enggak ada larangan lagilah," katanya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved