Breaking News:

Mudik Lebaran

175 Pemudik Alami Gangguan Kesehatan Selama Arus Mudik-Balik di Pelabuhan Merak, Ini Gejalanya

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten mencatat 175 pemudik mengalami gangguan kesehatan selama arus mudik-balik Lebaran 2022 di Pelabuhan Merak

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
Dok. Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Basarnas Banten  
Penampakan Pelabuhan Merak dari udara, tampak jauh lebih lenggang dari biasanya, Minggu (1/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten mencatat 175 pe mudik mengalami gangguan kesehatan selama arus mudik-balik Lebaran 2022 di Pelabuhan Merak, Cilegon.

Jumlah ini tercatat mulai dari H-7 Lebaran atau pada Senin (26/4/2022) hingga H+7 atau pada Senin (9/5/2022).

166 kasus di antaranya kasus ringan dan dirawat jalan. 9 kasus lainnya masuk kategori sedang hingga berat sehingga dilakukan tindakan rujukan ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala KKP Banten, Ongky Sedya Dwi Sasangka.

"Sementara yang dirujuk ke puskesmas ada 5 kasus dan ke rumah sakit ada 4 kasus,” ujarnya kepada TribunBanten.com saat dikonfirmasi. Senin (9/5/2022).

Baca juga: Cerita Endang Sunarya, Petugas Tambat di Pelabuban Merak yang 15 Tahun Tidak Mudik, Ini Alasannya

Ongky mejelaskan gangguan kesehatan yang dialami pe mudik bermacam-macam.

Untuk kasus yang dirawat jalan kebanyakan pe mudik mengalami dehidrasi dan kelelahan atau kecapean.

"Kasusnya beragam dari sakit gigi, maag, dehidrasi, kelelahan, pusing dan lainnya,” tuturnya.

Sementara untuk pe mudik yang dirujuk ke rumah sakit atau puskesmas diantaranya pe mudik yang menderita epilepsi, kelainan jantung, stroke hingga kasus pe mudik melahirkan di atas kapal.

“Untuk kasus yang berat, kami lakukan rujukan sehingga tidak terdapat kematian. Ada kasus jantung, epilepsi, kecelakaan,” terangnya.

Lalu, kata dia, ada juga penanganan yang darurat melahirkan.

"Saat pe mudik turun kapal, proses kelahiran dibantu dokter KKP dengan selamat, begitu juga pemulihannya kita kirim ke puskesmas terdekat," kata dia.

Kasus pe mudik yang mengalami gangguan kesehatan kembanyakan ditemukan di dalam pelabuhan.

Saat kejadian, pe mudik langsung ditangani di Posko Kesehatan KKP Banten dan Posko Kesehatan Terpadu dari berbagai instansi pemerintah di Banten yang ada di Pelabhuan Merak.

Selain itu, untuk mempercepat tindakan, penanganan juga dibantu dengan layanan ambulans motor yang disiapkan KKP Banten.

Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Gelombang Tinggi, ASDP Ungkap Kondisi Penyeberangan Merak-Bakeuheni

Ongky mengapresiasi, seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam angkutan Lebaran 2022 di Pelabuhan Merak baik dari KKP Banten dan instansi lainnya.

Petugas telah bertindak luar biasa menangani kasus pe mudik yang mengalami gangguan kesehatan. Karena dalam penanganannya tidak ada kasus pe mudik yang sampai meninggal dunia.

“Kita apresiasi, karena tidak ada yang sampai meninggal dunia. Semua tertangani baik yang dirawat jalan dan dirujuk,” tutupnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved